JAKARTA – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menorehkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar 3 persen yoy (year on year) menjadi Rp74,85 triliun dari Rp72,60 triliun.
Sementara untuk laba usaha naik 2 persen yoy menjadi Rp16,66 triliun dari Rp16,32 triliun dan marjin laba usaha stabil di 22,3 persen. Kemudian untuk laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 30 persen menjadi Rp9,22 triliun dari Rp7,08 triliun pada tahun lalu.
Sedangkan untuk laba bersih untuk kepentingan non pengendali sebesar Rp1,53 triliun atau sedikit menurun dari periode sebelumnya Rp1,73 triliun.
Tanpa memperhitungkan non-recurring items dan selisih kurs, core profit yang mencerminkan kinerja operasional perseroan turun 4 persen yoy menjadi Rp9,98 triliun dari Rp10,41 triliun terutama karena kenaikan beban bahan baku.
“Meskipun menghadapi situasi makroekonomi yang penuh tantangan, ICBP berhasil membuktikan ketangguhan kinerja keuangannya di tahun 2025, sekaligus mempertahankan kepemimpinannya di sektor barang konsumsi,” kata Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP dalam siaran pers perseroan, Senin (30/3/2026).
Anthony menjelaskan, ke depannya manajemen akan terus memperkuat relevansi produk melalui inovasi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen, memperluas jangkauan pasar baik di Indonesia maupun luar Indonesia, serta meningkatkan keunggulan operasional perusahaan.
Mengacu pada laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan, nilai aset perusahaan di tahun 2025 sebesar Rp135,54 triliun atau meningkat 7,54 persen yoy dari periode tahun 2024 sebesar Rp126,04 triliun. Ekuitas tercatat sebesar Rp73,68 triliun dan liabilitas Rp61,86 triliun.(indopremier.com)

