Armada Pertamina Patra Niaga Sandar Kembali di Ampenan, Pastikan Energi Terus Hadir hingga Wilayah Selatan Nusantara

oleh
5c94fe15 a8c6 473f b01f b10550a005e7

AMPENAN – Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan Ampenan, Nusa Tenggara Barat, dengan total muatan mencapai 6.000 kiloliter (KL) untuk memperkuat pasokan energi di wilayah NTB dan sekitarnya.

Muatan tersebut terdiri atas Pertalite sebanyak 3.000 KL dan B40 sebanyak 3.000 KL, yang disalurkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat, sektor transportasi, hingga aktivitas industri di wilayah selatan Nusantara.

Kedatangan kapal tanker Transko Antasena ini menjadi bagian dari rantai distribusi energi nasional yang strategis, mengingat Ampenan merupakan salah satu simpul penting penyaluran BBM di kawasan Nusa Tenggara.

Baca Juga  Wilmar International Ltd Nyatakan Belum Terima Pemberitahuan Resmi Penyelidikan Dugaan Transfer Procing dan Under Invoicing

Dari terminal ini, pasokan energi selanjutnya didistribusikan ke berbagai kabupaten/kota di Pulau Lombok dan sekitarnya, untuk mendukung kebutuhan ribuan konsumen setiap harinya.

   

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menyampaikan bahwa armada laut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, khususnya di wilayah kepulauan yang bergantung pada distribusi melalui jalur laut.

Baca Juga  Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

“Setiap kapal yang sandar di Ampenan memiliki peran strategis dalam memastikan energi tersedia secara tepat waktu dan merata. Melalui armada yang beroperasi secara rutin, Pertamina Patra Niaga menjaga kesinambungan distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat di wilayah selatan Nusantara tetap terpenuhi,” ujarnya.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia mengandalkan kapal tanker sebagai penghubung distribusi energi antara terminal suplai dan wilayah yang tidak terjangkau jaringan pipa darat.

Baca Juga  PGN Subholding Gas Pertamina dan National Energy Solutions Kerjasama Pengembangan Infrastruktur dan Komersialisasi Mini LNG di Berau dan Sumenep

Di NTB, jalur laut menjadi sarana utama dalam memastikan keandalan pasokan energi, khususnya bagi pulau-pulau yang bergantung pada konektivitas maritim.

Dengan frekuensi pengiriman rutin yang mencapai lebih dari 30 voyage per bulan ke kawasan NTB, Pertamina Patra Niaga terus menjaga distribusi energi tetap berjalan secara aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pertumbuhan daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *