Flamming Waterfalls

oleh
8EF1A6D3 3B65 458A B393 5401BDC8011F

Oleh: Zeng Wei Jian

MALAYSIA negeri damai. Populasi 33 juta orang. Islamic law. HTI, Wahabi dan Syiah dilarang keras. 

Sebulan sebelum Aksi Mahasiswa Tolak RUU KUHP, Aktifis Lieus Sungkharisma ngajak ke sana. Nyantai. Makan duren. Ngadem. Ikoh Rahmawati gadis non hijaber asal Banyumas ikut. Bawa dua koper kosong. Rencananya dia ingin “shopping till you drop”. 

Destinasinya; Genting Highland. Selain kasino, area ini terkenal sebagai shopping centre yang bagus. 

   

One evening, kita ke sana. Udaranya dingin. Having tasty dinner. Banyak cafe. Live music. 

Ada band nyanyi tembang Indonesia. Lalu Mandarin dan Western. Kemudian lagu Indonesia lagi. Ke situ kita buka table. Nikmati lagu. Pesan juice strawberry. 

Malam pelan-pelan turun. Kabut turun di tengah aisle dan koridor open air. Indah sekali. Romantis. Musiknya bagus. Udara semakin dingin. Wine Château Lafite ngga sanggup hangatkan tubuh. 

Saya pesan “flamming waterfalls”. Bartender India mulai menyalakan api. Sangap Surbakti dan Lieus Sungkharisma melongo sambil nyigar. 

Api unggu turun ke gelas. Indah dan masterfully crafted. Semua table ngeliat. Atraksi sendiri. Kamera merekam. Jadi video. 

Syahdan, video itu digoreng sekelompok “badjingan”. Kita difitnah “pesta miras” bersama Adian Napitupulu di saat Mahasiswa Demo. Padahal itu video lama dan ngga ada Adian Napitupulu. 

Lieus Sungkharisma nyantai hadapi semua fitnah. Di situ hebatnya dia. 

Liquor & Spirits is part of our culture. Lieus Sungkharisma ngga pura-pura “Islamic” padahal kafir. Ngga pernah pake peci dalam rangka memperoleh simpati. Ngga pernah berlagak sok baik. 

Never he said; “Gue china kristen tapi Anti Ahok”. 

Lieus Sungkharisma seorang Buddhist. Belajar meditasi Go Enka. Saya penganut Tantra Yoga dan Ancient Alien Theory. Here we are. You like or not, we just don’t give a shit.**