20 Tahun Menjadi Anggota DPRD, Tengku Nazlah: Amal Baik Harus Ditorehkan Sepanjang Hayat

oleh
Tengku Nazlah Khairati
Sekretaris DPW Partai Persatuan Pembangunan Riau, Tengku Nazlah Khairati menyatakan kesiapan mengemban amanah masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.foto/visiriau.com

URBANNEWS.ID – Tokoh Perempuan Kepulauan Meranti yang juga Politisi Senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hj Tengku Nazlah Khairati telah menyatakan siap maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 mendatang.

Pernyataan kesiapan dirinya maju di bursa pencalonan Pilkada Meranti tahun depan itu, diungkapkanya di hadapan wartawan di kediamanya di Jalan Rintis, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Tokoh yang lebih akrab disapa Ummi Nazlah itu juga mengatakan kesiapannya itu tidak main-main dan sangat serius.

Baca Juga  Shopee Gelar Diskon 222% pada 11 Februari Ini

“Insyallah, jika panggilan pengabdian untuk membangun kampung Meranti diberikan kepercayaan nantinya oleh masyarakat, dengan izin Allah SWT, saya akan siap menjalankan amanah masyarakat dan undang-undang yang berlaku, segala sesuatunya akan saya selesaikan sampai tuntas,” terang Ummi.

   

Sepak terjang Ummi Nazlah di dunia politik, tidak perlu diragukan lagi. Beliau pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis selama dua periode. Kemudian, menjadi anggota DPRD Provinsi Riau juga selama dua periode. Ummi Nazlah juga saat ini sebagai Sekretaris Umum di DPW PPP Provinsi Riau.

Baca Juga  CERI: Penyidik KPK Pernah ke AS, Kenapa JPU Tak Hadirkan CCL dan Blackstone di Sidang Kasus Impor LNG?

Semua pengalaman itu menurutnya merupakan dasar penting untuk kesiapan menjadi pemimpin di Kabupaten Kepulauan Meranti nanti.

Berbagai kalangan masyarakat di Kepulauan Meranti meyakini karier cemerlang Ummi Nazlah di dunia politik dan di Legislatif itu tentunya bisa menjadi modal besar untuk membangun Meranti lima tahun ke depan.

“Saya yakin takdir Allah SWT akan memberikan amanah kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Namun kita tidak boleh merasa pasrah. Harus ada ikhtiar usaha dan doa maksimal dalam menjemput takdir tersebut. Tentu dengan cara yang tidak melanggar aturan Allah SWT dan tidak menghalalkan segala cara,” pungkasnya.

Baca Juga  Meminimalisasi Penyebaran Covid 19, Pengambilan Rapor di Alexandria Islamic School Dilakukan Secara Drive Thru

Terkahir, Ummi berpesan, walau usianya sudah mulai senja, namun ia tetap memiliki semangat untuk memajukan ekonomi masyarakat Meranti.

Sebab, baginya pengabdian membangun negeri tanpa batas usia. “Selagi hayat dikandung badan maka sepenuhnya catatan amal baik harus ditorehkan,” tutup Ummi.(hen/lancangkuning.com)