Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Jateng Aman Pascakebakaran Tangki Cilacap

oleh
A7585F41 B38A 484A 8CE5 E652BF1A6875
Ilustrasi Pertamina. foto/dok

URBANNEWS.ID – Pertamina pastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap dalam kondisi aman, pasca insiden kebakaran di Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jumat (11/6).

Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho dalam keterangan pers di Semarang mengatakan kejadian tersebut tidak akan mempengaruhi distribusi BBM dan LPG, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

   

“Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah memiliki 7 Fuel Terminal dan 2 LPG Terminal yang berfungsi untuk memasok kebutuhan BBM dan LPG di provinsi Jawa Tengah dan DIY, untuk itu pasokan dan distribusi kepada masyarakat dapat dipastikan aman dan cukup melalui unit operasi tersebut,” ungkap Brasto.

“Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir, terlebih terkait kebutuhan pasokan BBM dan LPG,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Area Manager Communication, Relations, & CSR RU IV Cilacap – Sub Holding Refining & Petrochemical

Pertamina, Hatim Ilwan Jumat malam mengutarakan setelah melakukan upaya maksimal, Pertamina berhasil mengendalikan kebakaran yang terjadi pada salah satu tanki yang berisi benzene. 

“Saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman sisa api di area bundwall. Upaya pendinginan juga masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali,” ungkap Hatim kepada urbannews.id.

Hatim mengatakan, kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah ini terjadi pada pukul 19.45 (11/06) dan penyebab kebakaran masih belum diketahui.

“Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan penyemprotan foam ke arah titik api. Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran,” katanya.

Kilang Cilacap merupakan satu dari 6 Kilang Pertamina, dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari. Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.

Meskipun terjadi kebakaran, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman.

Diberitakan sebelumnya, keterangan dihimpun urbannews.id, Jumat malam, kebakaran tangki Pertamina Cilacap diakobatkan sambaran petir.

Sebelumnya diberitakan, Tangki Pertamina Cilacap yang terbakar Jumat malam dikabarkan menyimpan produk petrokimia. Ada dua produk tersimpan, olefin dan aromatic.

Diketahui, di Cilacap ada kilang aromatic. Di sana disebut kilang paraxylene. Produknya benzene dan paraxylene. Proyek TPPI Pertamina disebut-sebut mencontoh ke kilang paraxylene cilacap.

Sebelumnya diberitakan, Tangki Paraxylene Pertamina Cilacap dikabarkan terbakar. Demikian Informasi diterima urbannews jumat malam.

Humas Pertamina Fajriyah Usman ketika dikonfirmasi jumat malam tak memberikan keterangan. 

“Langsung ke Pak ifki ya, satu pintu,” katanya. 

Berikut video yang diperoleh redaksi.(hen)