Mohd Fahad Saleem dan Nur Liyana Syasya Mohd Zamuri Dinobatkan sebagai Regional Champion Iven 3M Inspire Challenge

oleh -

JAKARTA, URBANNEWS.ID –Setelah bertanding selama empat bulan untuk meraih penghargaan tertinggi dalam kompetisi 3M Inspire Challenge, dua mahasiswa dari The National University of Malaysia dinobatkan sebagai Regional Champions dan mengalahkan 5 Country Champions dari Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Setelah melakukan konseptualisasi dan penyempurnaan di bawah bimbingan para ilmuwan 3M, tim ini mengalahkan total 121 tim mahasiswa tingkat akhir dari seluruh wilayah.

Dengan solusi cerdas mereka di bidang keberlanjutan, tim yang terdiri dari Mohd Fahad Saleem dan Nur Liyana Syasya Mohd Zamuri berhasil meraih hadiah uang tunai total sebesar USD 3.000 dan berkesempatan magang di kantor 3M Malaysia. 

Ketika ditanya tentang inspirasi di balik inovasi mereka, anggota tim pemenang, Mohd Fahad Saleemmengatakan perban berperekat (adhesive bandages)adalah barang umum yang dapat ditemukan di rumah-rumah karena adanya peningkatan kesadaran dalam penanganan luka selama beberapa dekade. 

“Kami menghadirkan ide Smart Bandageuntuk melengkapi pengguna dengan produk yang dapat memantau berbagai tahap proses penyembuhan luka dengan lebih baik dan memberikan kondisi optimal bagi kulit dan jaringan untuk sembuh sehingga mereka dapat melanjutkan kehidupan sehari-hari tanpa mengkhawatirklan luka mereka,” ungkap Saleem.

Kevin McGuigan, Vice President and Managing Director, 3M South East Asia Region and Country LeaderSingaporemengatakan sungguh sangat menginspirasi dan bermanfaat melihat perkembangan tim dalam tantangan selamat empat bulan penuh ini. 

“Inovasi adalah proses terus menerus dalam menyempurnakan ide-ide, tetapi tidak pernah sekalipun semangat atau antusiasme mereka berkurang,” ungkap Kevin.

Kevin menambahkan, sementara kompetisi 3M Inspire Challenge telah berakhir, ia berharap ini memicu rasa ingin tahu dan semangat inovasi tidak hanya pada para peserta tetapi juga para penonton yang menyaksikan.

Tantangan semakin menarik dalam Final Tingkat Regional

3M Inspire Challenge adalah tantangan case challengeregional yang diselenggarakan oleh perusahaan sains global 3M yang mencari solusi untuk membantu meningkatkan bisnisnya melalui bidang Teknologi, Keberlanjutan, dan Inovasi.

Dalam Final Tingkat Regional terdapat total enam tim dari masing-masing negara yang berpartisipasi dan mempresentasikan solusi mereka kepada panel juri dari berbagai bidang keahlian yang mencakup manajemen bisnis, manufaktur dan supply chain, penelitian dan pengembangan, keberlanjutan, serta brandingdan komunikasi. 

Panel Juri terdiri dari Kevin McGuigan, Vice President and Managing Director, 3M South East Asia Region and Country Leader in Singapore; Kiyoshi Endo, Vice President, Plant Operations, Manufacturing & Supply Chain, Asia Pacific; Yen Sze Chan, R&D Operations Leader, Southeast Asia Region; Jun Lee, Sustainability Leader for Asia, Brand & Communication, Ethics & Compliance Leader for Korea; dan Napaporn Ratanasaenghirun, Southeast Asia Regional Business Group Leader, Consumer Business Group.

Regional Champions dari tim Too Good Duo mewakili Malaysia berasal dari The National University of Malaysia, tim ini beranggotakan Mohd Fahad Saleem, BSc. in Material Science (Hons.) dan Nur Liyana Syasya Mohd Zamuri, BSc. in Material Science (Hons.)

Runner-uppertama berasal dari Vietnam meraih posisi kedua dengan proposal mereka yaitu membangun 3M 360° Virtual Storeuntuk memperlihatkan ilmu dari produk-produk 3M dan menggunakan platformini untuk menjalankan kampanye yang melibatkan pelanggan. Tim Charmmm dari RMIT University Vietnam terdiri dari Phan Le Minh An, BA Economics & Finance, Tran Kim Huong, BA Economics & Finance, Rahul Sharma, BA Economics & Finance dan Vuong Anh Chien, BA Economics & Finance.

Runner-up kedua diraih oleh tim Kancil dari Indonesia dengan ide mereka yang menawarkan pilihan masker bedah berkelanjutan dengan menggunakan bioplastik sebagai bahan baku utama. Tim yang beranggotakan empat mahasiswa Institut Teknologi Bandung ini terdiri dari Muhammad Rahmadito, Teknik Mesin, Gabriele Maruli Tondi, Teknik Mesin, Ramadhana Bhanuharya Krishnamurti, Teknik Industri dan Safira Dastalenta, Teknik Mesin.(rls/hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *