Jasa Marga Diminta Pastikan Kenyamanan dan Keamanan Pengguna Jalan Tol Hingga Arus Balik Lebaran Usai

oleh -

JAKARTA – Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi COVID-19, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan mudik tahun ini sangat tinggi. Data PT Jasa Marga menyebutkan mudik Lebaran 2022 mencatatkan rekor tertinggi dibandingkan periode-periode Lebaran sebelumnya. Untuk itu, Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade berharap kepada Jasa Marga agar terus memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol hingga arus balik Lebaran usai.

“Pak Dirut Jasa Marga Subakti Syukur beserta jajaran telah bekerja keras memaksimalkan pelayanannya dalam mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama mudik Lebaran. Kami berharap pelayanan Jasa Marga terus ditingkatkan demi kenyamanan masyarakat pengguna layanan jalan tol di masa mendatang,” papar Andre dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh Parlementaria, Senin kemarin (9/5/2022).

Meskipun demikian, politisi fraksi Partai Gerindra ini mengapresiasi kinerja PT Jasa Marga sebagai BUMN terkait dengan penyelenggara jalan tol yang telah memberikan layanan terbaik bagi para pemudik Lebaran Idul Fitri tahun 2022. Menurutnya, arus mudik tahun menggunakan jalur darat, khususnya jalan tol Trans Jawa tahun ini relatif berjalan lancar berkat kesiapan dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Jasa Marga.

“Kami mendengar Dirut Jasa Marga Pak Subakti Syukur rajin turun ke lapangan. Bahkan beliau sampai menginap di KM 70 GT Cikampek Utama (Cikatama) guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Meski sempat terjadi kepadatan kendaraan di puncak arus mudik, tapi itu bisa segera terurai berkat koordinasi yang baik dalam merekayasa lalu lintas,” ujar Andre.

Ia pun menilai Jasa Marga bersama Kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya berhasil membuat situasi mudik tahun ini berjalan relatif lancar dan aman. Berbagai rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan terbukti efektif mengurai kepadatan dan kemacetan di sejumlah ruas tol Trans Jawa.

Ada empat rekayasa lalu lintas yang disiapkan untuk arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Keempatnya adalah sistem satu arah, ganjil genap, arus berlawanan serta pembatasan kendaraan angkutan barang dan tiga sumbu. Sebagaimana diketahui, gelombang arus balik terus naik sejak hari kedua Idul Fitri pada Selasa (3/5/2022). 

Berdasar data milik Jasa Marga, sejak 3 Mei sampai 5 Mei, sebanyak 563.000 kendaraan kembali ke Jabodetabek. “Tercatat ada sebanyak 1,7 juta kendaraan meninggalkan Jabodetabek mulai H-10 hingga H-1 Lebaran. Jumlah ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah mudik di Tanah Air,” ungkap Andre.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.