Sayangkan Pernyataan Bupati Meranti ke Kemenkeu, Sufmi Dasco Sebut Harusnya Menggunakan Cara-cara yang Konstitusional

oleh
Sufmi Dasco Ahmad
Sufmi Dasco Ahmad

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menanggapi komentar Bupati Meranti yang menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai Iblis dan Setan. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak sepatutnya dilontarkan seorang pejabat.

“Saya pikir bukan tempatnya sebagai pejabat publik merespons dengan demikian, saya harap ini tidak terlulang di saat yang akan datang,” kata Dasco kepada wartawan, di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2022).

   

Menurutnya, yang bersangkutan perlu introspeksi atas kalimat yang dianggap menyinggung pihak Kemenkeu, dan menggunakan jalur konstitusi apabila ada hal yang dianggap tidak sesuai.

“Saya pikir apa yang disampaikan oleh Bupati Meranti sebagai pejabat publik perlu introspeksi, karena ada jalur konstitusi yang bisa dipakai,” tegasnya.

Baca Juga  Enggan Berspekulasi, Sufmi Dasco Sarankan Pertamina untuk Antisipasi Kebakaran Tangki

Selain itu, kata Dasco, seorang bupati juga memiliki jalur mitra kepada DPRD setempat, sehingga akan lebih mudah untuk melakukan upaya dialog terkait DBH Migas.

“Apalagi sebagai bupati punya jalur mitra DPRD di kabupaten tersebut yang bisa kemudian melakukan upaya dialog dan pendekatam terhadap apa yang ingin dicapai terkait bagi hasil,” katanya menambahkan.

Seperti diketahui, Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil, tengah menjadi sorotan setelah menyebut Kemenkeu sebagai iblis dan setan, lantaran adanya penurunan terhadap jatah DBH yang diterima, meskipun produksi di wilayahnya meningkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *