Kementerian ESDM dan Pemprov Bali Gelar Uji Kompetensi Pengoperasian PLTD

oleh
6807074C A84E 4FC9 82C7 F772181477F8

DENPASAR – Kualitas tenaga kerja yang belum mampu memenuhi kebutuhan pasar menjadi salah satu penyebab daya saing Indonesia masih tertinggal. Daya saing di Indonesia masih kalah dibandingkan negara-negara di Asia.

Oleh karena itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali menyelenggarakan Uji Kompetensi Tenaga Teknik Bidang Pembangkit Subbidang Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), 14-16 Juni 2023 bertempat di Bali Hotels Association, Denpasar, Bali.

Baca Juga  Ahok Ngamuk Soal Kilang RDMP Balikpapan, Penegak Hukum Diminta Segera Bertindak

Kepala PPSDM KEBTKE Laode Sulaeman mengatakan, pelatihan teknis yang diselenggarakan ini berbasis kompetensi. Dengan demikian, peserta bisa menambah sejumlah kemampuan seperti pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan perilaku yang mendukung kinerja di dunia industri nasional.

“Pelatihan berbasis kompetensi merupakan salah satu harapan kita untuk memajukan industri, dengan SDM yang kompeten tentunya akan mendorong industri makin maju dan mewujudkan SDM yang unggul kedepannya,” ujar Laode saat membuka pelatihan, Jumat (16/6/2023).

   

Laode menambahkan, bahwa setiap tenaga teknik dalam usaha ketenagalistrikan wajib memiliki Sertifikat Kompetensi agar memenuhi ketentuan Keselamatan Ketenagalistrikan untuk mewujudkan kondisi instalasi tenaga listrik yang aman, andal, dan ramah lingkungan.

Baca Juga  Ketua MPR RI Bamsoet Raih Juara III Kelas Menembak Presisi Eksekutif Menkumham Cup 2022

“Yang membedakan pelatihan ini yaitu diakhiri dengan pemberian sertifikat kompetensi. Ini akan menjadi awal untuk kita lebih memastikan SDM kita kompeten dan ada buktinya,” tambahnya.

Sertifikasi kompetensi sendiri merupakan proses pembuktian atas keahlian (kompetensi) secara umum melalui serangkaian aktivitas yang dilakukan secara sistematis dalam bentuk uji kompetensi. Pengakuan kompetensi tersebut dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui sertifikasi kompetensi ini, perusahaan juga dapat melakukan validasi informasi dari pencari kerja fresh graduate dengan melakukan pengecekan pada website BNSP atas LSP yang mengeluarkan sertifikasi kompetensi tersebut serta pengecekan detail informasi kompetensi teknis yang diujikan.

Baca Juga  Tim Satgasus Puser Bumi Bentukan Ganjar dan Kapolda Jateng Tahun Lalu Tumpul Berantas Tambang Ilegal

“Melalui pelatihan ini, pemerintah ingin lebih banyak SDM yang siap guna di bidang ketenagalistrikan dan EBT yang ramah lingkungan sehingga tidak bergantung pada energi fosil,” tutupnya.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 21 (dua puluh satu) orang peserta, melalui Uji Kompetensi Tenaga Teknik Bidang Pembangkit Tenaga Listrik dan mendapatkan sertifikat yang kompeten. Hadir sebagai tim penguji Nico Juni Ferson dari PPSDM KEBTKE sebagai (Ketua), Bagus Rizky Dewantoro (dari PPSDM KEBTKE sebagai (anggota), serta M. Zuhud Andrya dari PPSDM KEBTKE sebagai anggota.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *