Dapat Gelar Bunda Racing, Lisdyarita Ingin Realisasikan Sirkuit Permanen 2027 Mendatang

oleh
IMG 3694

JATIM Racing Series Kejurprov 2025 mencapai puncaknya di Kabupaten Ponorogo, Minggu (14/12/2205). Seri keenam yang sekaligus menjadi grand final itu menjadi penutup rangkaian balapan yang sebelumnya berlangsung di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita hadir di antara para penonton dan pembalap motor yang berlomba di 24 kelas. Bahkan, Lisdyarita mendapat gelar Bunda Racing. “Seri balapan akan memunculkan talenta-talenta pembalap di daerah,” kata Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– tentang pemuncak Jatim Racing Series Kejurprov 2025 di Alun-Alun Ponorogo itu.

   

Dia berharap Ponorogo terus menjadi bagian Jatim Racing Series Kejurprov pada tahun-tahun mendatang. Sebab, masyarakat antusias menyaksikan langsung di pinggir sirkuit bersamaan pembalap lokal antre ambil bagian. Bunda Lis menginginkan tersedianya prasarana balap motor yang representatif dan permanen. “Mudah-mudahan kita bisa membangun sirkuit pada 2027 mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, Pramudyo, sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur, menjelaskan bahwa penunjukan Ponorogo sebagai lokasi seri terakhir merupakan keputusan panitia penyelenggara. Lima seri sebelumnya digelar di Bondowoso, Tulungagung, Bondowoso lagi, Pamekasan, dan Kota Batu Malang. “Ponorogo terpilih sebagai lokasi grand final,” jelasnya.

Menurut dia,  IMI Jatim setiap tahun rutin menggelar kejuaraan provinsi (kejurprov) yang berseri di sejumlah daerah. Jumlah  seri balapan  dan pilihan sirkuit  bergantung hasil rapat kerja IMI Jatim.

Pada Jatim Racing Series Kejurprov 2025 tercatat 324 starter ambil bagian, dengan 24 kelas balapan. “Para pembalap datang dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali yang menandakan tingginya animo dan kualitas kompetisi,” ujar Pramudyo.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *