JAKARTA – Advan Macha 5G terbaru Indonesia menandai langkah strategis Advan untuk kembali menegaskan eksistensinya di pasar smartphone nasional yang semakin kompetitif.
Berbeda dari pendekatan lama yang identik dengan perangkat terjangkau, peluncuran ini menunjukkan bahwa Advan kini berani bermain di kelas menengah dengan spesifikasi yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna modern.
Kehadiran perangkat ini juga menjadi kelanjutan dari kesuksesan Advan X1, sekaligus sinyal bahwa Advan tidak ingin hanya menjadi pemain musiman di industri smartphone.
Dari sisi visual, layar AMOLED berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD Plus menjadi salah satu peningkatan paling terasa dibanding generasi sebelumnya.
Refresh rate 120 Hz membuat pengalaman navigasi, scrolling, hingga konsumsi konten terasa jauh lebih halus, terutama bagi pengguna yang aktif menggunakan media sosial dan aplikasi hiburan.
Dengan karakteristik tersebut, Advan Macha 5G dapat dikategorikan sebagai smartphone AMOLED 120Hz murah yang menyasar pengguna dengan kebutuhan visual tinggi namun anggaran terbatas.
Desain bodinya mengusung konsep minimalis dengan ketebalan hanya sekitar 7,2 mm dan bobot 173 gram, sehingga terasa ringan dan nyaman saat digunakan dalam waktu lama.
Material plastik glossy memang membuatnya mudah meninggalkan sidik jari, namun pilihan desain kamera ganda yang sederhana justru memberi kesan rapi dan tidak berlebihan.
Sertifikasi IP64 turut melengkapi daya tarik fisiknya, karena memberikan perlindungan tambahan dari cipratan air dan debu ringan dalam aktivitas harian.
Beralih ke dapur pacu, spesifikasi Advan Macha 5G mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7060 berbasis fabrikasi 6 nm yang difokuskan pada efisiensi dan kestabilan performa.(radartasik.id)

