CARNIVAL memang belum menjadi nama yang akrab di telinga di lingkaran streetwear arus utama, tetapi bagi mereka yang memahami lanskap ritel Asia Tenggara, label berbasis Bangkok ini adalah salah satu pionir penting. Didirikan pada 2010 sebagai retailer kecil untuk Converse, CARNIVAL perlahan memperluas kurasi produknya sebelum berevolusi menjadi private label dengan basis penggemar regional yang setia. Kini, mereka mengoperasikan lima gerai di seluruh Bangkok, termasuk sebuah flagship di Siam Square.
Kini, CARNIVAL mengarahkan perhatiannya pada golf di sebuah negara dengan kultur golf yang kaya namun kerap kurang mendapat sorotan. Thailand telah melahirkan talenta kelas dunia dalam beberapa dekade terakhir, mulai dari Atthaya ‘Jeeno’ Thitikul dan Ariya Jutanugarn hingga Thongchai Jaidee dan Kiradech Aphibarnrat.

Koleksi golf perdana CARNIVAL mengeksplorasi bagaimana pengaruh tersebut merembes melampaui level profesional, membentuk cara permainan ini dimainkan dan cara bergaya di ruang golf yang lebih non-tradisional. Hasilnya adalah rangkaian esensial yang dirancang untuk pria maupun perempuan.
Koleksi Spring/Summer 2026 ini bertumpu pada konsep “Exploring Beyond.” Grafis sarat motif yang membalut atasan, headwear, dan aksesori terinspirasi dari motif ubin tradisional Turki, kemudian ditafsir ulang lewat teknik jahit-tangan tradisional Jepang. Permukaan detail yang rumit itu diseimbangkan dengan siluet santai seperti celana wide-leg dan celana pendek kargo.
Drop pertama dari koleksi ini akan hadir pada 17 Januari, tersedia secara eksklusif melalui aplikasi CARNIVAL dan situs web.(hypebeast.com)
