Kawal Proyek Strategis dan Infrastruktur Energi di Tuban, Komut Pertamina Dorong Penguatan Ketahanan Energi Nasional

oleh
06ff0277 f1a1 4cba 8b55 68812d212c13
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, mengunjungi fasilitas saat Management Walkthrough (MWT) ke kawasan Trans-Pacific Petrochemical Indotama di Tuban, Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).

TUBAN – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah proyek dan fasilitas energi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (30/6). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau perkembangan proyek serta operasional infrastruktur energi yang dikelola Pertamina dan anak usahanya.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Proyek New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban yang dikelola PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP). Proyek pembangunan kilang yang terintegrasi dengan kompleks petrokimia tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga  Pertamina Siap Layani Avtur Penerbangan Haji 2024

Dalam keterangannya, Mochamad Iriawan mengatakan peninjauan dilakukan untuk memantau perkembangan proyek agar pelaksanaannya berjalan sesuai dengan rencana.

“Ini merupakan aset strategis nasional. Kehadiran saya di Tuban adalah untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai target dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa,” ujarnya.

   

Selain meninjau proyek kilang, Iriawan juga mengunjungi PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Fuel Terminal (FT) Tuban, serta Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur.

Menurut Pertamina, Fuel Terminal Tuban berfungsi sebagai terminal transit yang menerima pasokan bahan bakar minyak melalui kapal tanker maupun jaringan pipa. Fasilitas tersebut dilengkapi tangki penyimpanan dengan kapasitas total sekitar 305.192 kiloliter.

Baca Juga  Sinar Mas Land Gelar Topping Off Hiera Sport and Lifestyle Center

Dalam kunjungannya, Iriawan juga meninjau aktivitas operasional terminal yang menangani penyaluran bahan bakar setiap hari.

“Kunjungan ini sekaligus memastikan seluruh fasilitas di lapangan dapat beroperasi dengan baik dalam mendukung distribusi bahan bakar,” katanya.

Pertamina menyebut Fuel Terminal Tuban menjadi salah satu simpul distribusi energi yang melayani sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk kawasan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Maluku, hingga Timor-Leste.

Baca Juga  Tindak Lanjut Kunjungan ke Tanzania, Pertamina Berikan Pelatihan Bagi SDM Tanzania Petroleum

Sementara itu, saat meninjau Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur, Iriawan menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan fasilitas tersebut. Menurutnya, terminal tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan efisiensi distribusi LPG.

“Keberadaan terminal ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi logistik serta mendukung keandalan pasokan LPG,” ujarnya.

Di akhir kunjungan, Iriawan juga memberikan arahan kepada jajaran terkait pentingnya menjaga aspek keselamatan kerja serta keandalan infrastruktur, termasuk jaringan pipa gas yang menjadi bagian dari sistem distribusi energi Pertamina.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *