Lindungi Ekosistem Laut, Pertamina Trans Kontinental Gandeng Elemen Masyarakat Jaga Kebersihan Pantai di Bitung

oleh
9a5c81f1 eb56 46b1 8165 6dfc4b45e27f

BITUNG – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, menjaga ekosistem laut. Salah satunya, melalui aksi bersih-bersih pantai atau coastal clean up di wilayah Pantai Tangkoko, Batuputih Bawah, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Kolaborasi tersebut meliputi PTK dan Pertamina Group sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Bitung, Pemerintah Daerah setempat seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,  Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),  serta elemen penggerak masyarakat seperti Lurah, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Selain itu, komunitas, masyarakat dan siswa-siswi sekolah dasar.

Baca Juga  Berdampak Besar, UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

Plt Direktur Utama PTK Eko Cahyadi mengungkapkan,  kegiatan coastal clean up dilakukan untuk menjaga kebersihan wilayah pesisir dari sampah terutama sampah plastik. Pasalnya, sampah yang berasal dari pantai akan terbawa ombak ke lautan, dan tanpa sengaja dapat dikonsumsi oleh biota laut.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya

   

memahami pentingnya menjaga lingkungan, secara langsung mengambil tindakan nyata

untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir. Perubahan besar selalu dimulai dari tindakan-

tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama dan berkelanjutan,” jelas Eko di sela acara Coastal Clean Up and Coastal Education, di Bitung, Sabtu 18 Juli 2026.

Baca Juga  Proses Verifikasi dan Apraisal Rampung, PT KPI RU Dumai Realisasikan Kompensasi Dampak Sosial Untuk Masyarakat

Pantai Tangkoko memiliki peran strategis dalam ekosistem laut di dunia. Berdasarkan studi Seascapes Working Group CTI-CSS, pantai ini merupakan Coral Triangle atau pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Sehingga, aksi kolaboratif ini diharapkan mampu mengembalikan peran vital Pantai Tangkoko sebagai destinasi wisata populer di Sulawesi. Dengan kondisi pesisir yang bersih, diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menciptakan dampak berganda (multiplier effect)  untuk memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Senada itu, Direktur Armada PTK, Dewi Susanti, menambahkan, kehadiran PTK di Sulawesi, khususnya Kota Bitung, dapat menjadi kontribusi positif dalam menjaga ekosistem maritim yang bersih demi masa depan industri pelayaran yang lebih hijau.

Baca Juga  Musisi Ikut Gaungkan Jaga Lingkungan di Pertamina Eco RunFest 2025

“Sebagai pilar utama dalam industri maritim, kesehatan ekosistem laut menjadi prioritas jangka panjang bagi PTK. Komitmen keberlanjutan tersebut memastikan operasional industri dan kelestarian alam dapat berjalan beriringan,” pungkas Dewi.

Kegiatan coastal clean up ini menjadi wujud kontribusi PTK dalam mencapai Target Pertumbuhan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) terutama SDGs #14 Ekosistem Laut dan #13 Penanganan Perubahan Iklim.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *