Wamenhaj Dorong Kemenhaj Bangun Budaya Kerja Berintegritas

oleh
IMG 4069
Dahnil Anzar Simanjuntak. foto/detik.com

BOGOR – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Muhammad Ismail menegaskan pentingnya membangun budaya kerja baru yang mengedepankan integritas di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Ismail dalam kegiatan yang digelar di Bogor, Jawa Barat. Ia menilai perubahan budaya kerja menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola Kemenhaj yang profesional dan bebas dari praktik korupsi.

Menurut Muhammad Ismail, integritas harus menjadi karakter utama setiap aparatur di lingkungan Kemenhaj. Karena itu, kebiasaan kerja yang berpotensi menimbulkan praktik koruptif perlu ditinggalkan.

Baca Juga  Presiden Temui Perwakilan Warga yang Berdemo saat Peresmian Tol Semarang-Demak

Ia menekankan bahwa upaya membangun budaya kerja yang berintegritas tidak cukup hanya melalui aturan dan prosedur. Perubahan tersebut harus diwujudkan dalam perilaku dan keputusan setiap pegawai dalam menjalankan tugas.

   

Wamenhaj juga mengingatkan bahwa Kemenhaj memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Baca Juga  Setelah Shared Services, Pertamina Jadikan Digitalisasi Backbone Perusahaan

Karena itu, kualitas pelayanan harus berjalan seiring dengan penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Setiap proses kerja di lingkungan kementerian diharapkan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Muhammad Ismail mengatakan pembangunan budaya baru membutuhkan komitmen bersama seluruh jajaran Kemenhaj. Integritas, menurut dia, tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Penguatan integritas juga dipandang penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Kemenhaj. Kepercayaan publik menjadi salah satu modal utama dalam menjalankan pelayanan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Baca Juga  KKP Tambah 1 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut di Tahun Pemerintah Prabowo

Kemenhaj terus mendorong pembentukan lingkungan kerja yang profesional dengan meninggalkan pola kerja yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan maupun penyimpangan.

Melalui perubahan budaya kerja tersebut, Kemenhaj diharapkan dapat membangun tata kelola yang semakin transparan dan memberikan pelayanan haji serta umrah secara profesional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *