JAKARTA — Roemah Koffie, Member of RAI, memperkenalkan Omakase Coffee Experience, konsep penyajian kopi yang memungkinkan pelanggan menikmati rangkaian sajian kopi yang dipilih dan diracik langsung oleh barista.
Konsep yang terinspirasi dari tradisi omakase Jepang tersebut diperkenalkan melalui soft launching di Roemah Koffie Gunawarman, Jakarta, pada 27 September 2026.
Dalam konsep ini, pelanggan menyerahkan pilihan sajian kepada barista. Setiap kopi kemudian disiapkan dengan memperhatikan karakter biji, metode brewing, temperatur, teknik, serta peralatan yang digunakan.
Roemah Koffie menyebut pendekatan tersebut memungkinkan pelanggan mengenal karakter kopi secara lebih dekat, termasuk melihat bagaimana teknik penyeduhan dapat menghasilkan perbedaan cita rasa meski menggunakan biji kopi yang sama.
Hadirkan Juara World Brewers Cup
Soft launching turut menghadirkan George Peng, Champion World Brewers Cup 2025 sekaligus Founder Captain George Coffee & Roastery, China.
George dikenal melalui pendekatan presisi dalam proses penyeduhan kopi, termasuk pengaturan temperatur air pada kettle. Dalam sesi tersebut, ia melakukan special showcase Coffee Omakase bersama Zikri Mubarak, Head of Beverage Roemah Koffie.
Rangkaian pengalaman kopi dimulai dengan Coffee Blossom, berupa teh bunga kopi dari Longboard Estate, Panama. Sajian small-batch tersebut memiliki karakter ringan dan aromatik dengan nuansa floral.
Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan Kopi Cing Cangkeling, biji kopi varietas Yellow Bourbon dari Mandalagiri, Garut. Kopi tersebut disajikan dalam perpaduan espresso dan susu dengan karakter fruity dan juicy, serta tekstur susu yang lembut.
Menu berikutnya adalah Filter Coffee LABO No. 025, menggunakan Misty Mountain Geisha Natural dari Longboard Estate, Panama. Dengan metode filter brewing, kopi ini memiliki tasting notes Xuefeng Pomelo, cherry, kiwi, dan chamomile.
Rangkaian tersebut dilanjutkan dengan signature beverage Champaka Infusion, yang menggunakan beans Cing Cangkeling sebagai base espresso. Minuman ini dipadukan dengan palo santo syrup untuk menghadirkan karakter aroma woody dan floral.
Sebagai penutup, pelanggan mendapatkan Tape Cheesecake dan Gelato dengan campuran espresso dari biji Cing Cangkeling.
Kopi sebagai Pengalaman
CEO dan Founder Roemah Koffie Felix TJ mengatakan konsep omakase merupakan bagian dari pendekatan yang disebutnya sebagai diplomasi kopi.
“Melalui format ini, kami ingin menyuarakan bahwa kualitas beans kopi dari Indonesia mampu bersaing di panggung yang sama dengan beans global,” kata Felix.
Menurut dia, pemahaman terhadap proses di balik secangkir kopi dapat membuat pelanggan melihat kopi tidak hanya sebagai minuman, tetapi juga sebagai bagian dari seni penyajian.
Selain showcase, George Peng juga membagikan pengalaman dan keahliannya melalui sesi Master Class Roemah Koffie Academy serta Slow Bar Experience.
George mengatakan setiap detail dalam proses brewing, termasuk temperatur air, dapat memengaruhi karakter rasa kopi.
“Coffee omakase memberikan kesempatan bagi penikmat untuk melihat dan merasakan bagaimana detail-detail tersebut membentuk sebuah sajian,” ujar George.
Maksimal Delapan Orang per Sesi
Omakase Coffee Experience dirancang dalam format intim dengan kapasitas maksimal delapan orang per sesi. Setiap sesi berlangsung sekitar 45 menit dan terdiri atas enam rangkaian sajian.
Rangkaian tersebut dikurasi oleh barista Roemah Koffie, mulai dari minuman pembuka, berbagai metode penyajian kopi, hingga food pairing sebagai penutup.
Omakase Coffee Experience dijadwalkan tersedia untuk publik mulai 15 Oktober 2026 di Roemah Koffie Gunawarman, Jakarta.
Roemah Koffie juga berencana menghadirkan konsep serupa di gerai lainnya.(*)





