JAKARTA – Obat nyamuk bakar, teko blirik, rantang susun, hingga es teh cekek kini hadir dalam bentuk aksesori sepatu. Benda-benda yang akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia tersebut menjadi inspirasi koleksi terbaru Indonesia Exclusive Jibbitz™ Charms dari Crocs.
Koleksi ini diperkenalkan bersamaan dengan pembaruan concept store Crocs di Grand Indonesia, Jakarta, yang diresmikan pada 30 Oktober 2026. Melalui desain aksesori tersebut, Crocs membawa unsur budaya populer dan kebiasaan sehari-hari masyarakat ke dalam produk personalisasi.
Dalam keterangan resminya, Crocs menyebut koleksi terbaru itu sebagai kelanjutan dari edisi Indonesia Exclusive Jibbitz™ Charms yang pertama kali diperkenalkan pada 17 Agustus 2026.
Sejumlah desain mengangkat benda dan makanan yang memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat. Rantang susun, misalnya, menggambarkan kebiasaan berbagi makanan. Sementara es teh cekek mengingatkan pada jajanan di kantin sekolah dan tumpeng identik dengan tradisi selamatan.
Melalui aksesori berukuran kecil tersebut, konsumen dapat memadukan berbagai karakter sesuai selera pada sepatu, sandal, maupun tas Crocs.
Pengalaman personalisasi diperluas
Pembaruan gerai Crocs di Grand Indonesia juga diarahkan untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih interaktif. Gerai yang telah beroperasi sejak 2021 itu kini menampilkan interior dengan warna cerah, ruang yang lebih luas, display produk atraktif, serta layar LED.
Salah satu fasilitas yang ditonjolkan adalah area personalisasi Jibbitz™. Pengunjung dapat memilih beragam charm bertema karakter film dan animasi, hobi, olahraga, makanan, hingga minuman untuk menghias produk Crocs mereka.
Menurut keterangan perusahaan, gerai Grand Indonesia merupakan store terbesar Crocs di Indonesia dan menyediakan pilihan koleksi yang lengkap.
Produk yang tersedia antara lain Classic Clog, Classic Buckle, Echo, Ballet, serta berbagai model sandal seperti Saturday. Crocs juga menawarkan tas berupa classic tote, backpack, dan belt bag.
Kehadiran Jibbitz sebagai elemen personalisasi bukan hal baru bagi perusahaan. Dalam riwayat resmi perusahaan, Crocs menyatakan telah mengakuisisi Jibbitz pada 2006. Aksesori tersebut kemudian menjadi bagian dari strategi produk yang memungkinkan konsumen menyesuaikan tampilan alas kaki mereka.
Ada program interaktif hingga 1 November
Untuk merayakan pembaruan gerai, Crocs menggelar sejumlah aktivitas bagi pengunjung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026.
Berdasarkan informasi perusahaan, pengunjung yang melakukan transaksi minimal Rp1 juta dapat mengikuti undian Gachapon. Hadiah yang disediakan berupa aksesori Crocs, termasuk Jibbitz™, wristlet, pouch bag, hingga tas.
Pembaruan gerai tersebut sekaligus memperlihatkan upaya Crocs menghadirkan pengalaman belanja yang menggabungkan pilihan produk, personalisasi, dan unsur budaya lokal. Koleksi Jibbitz bertema Indonesia menjadi salah satu cara perusahaan mengemas ikon keseharian masyarakat ke dalam aksesori fesyen.(*)





