JAKARTA – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI terus berupaya mensosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Migrasi Aman, kali ini kepada 250 masyarakat wilayah Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Sosialisasi ini diharapkan mampu membuka wawasan para warga yang memiliki keluarga maupun sanak saudara yang saat ini masuk dalam kelompok angkatan kerja agar memliki alternatif tujuan kerja. Utamanya bagi mereka yang telah mengenyam pendidikan vokasi dalam upaya bekerja, melanjutkan dan wirausaha (BMW) setelah lulus sekolah vokasi serta menghindarkan mereka dari jeratan sindikat penempatan illegal Pekerja Migran Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Merry Hotma yang mewakili Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. Sebagai perwakilan dari BP2MI, hadir Pengantar Kerja Ahli Muda, Adhitya Himawan, serta para Pengantar Kerja Ahli Pertama di lingkungan BP3MI Jakarta.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Lurah Jelambar Baru yang dalam sambutannya menjelaskan Data Kependudukan Tahun 2022 di Kelurahan Jelambar Baru yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 46.628 dengan tingkat pendidikan terbanyak dilevel pendidikan menengah atas sebanyak 19.394 penduduk. Dari total jumlah penduduk kelurahan tersebut terdapat 7.143 penduduk yang tercatat tidak atau belum bekerja.
Dalam pembukaannya, Merry Hotma menyebutkan perhatian penuh DPRD terutama Komisi E dalam lingkup sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga dan pemuda, pemberdayaan masyarakat dan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana, perpustakaan dan arsip daerah, RSUD dan RSKD, mental dan spiritual di wilayah DKI Jakarta.
Dilanjutkan dengan agenda utama yakni pemaparan para Pejabat Fungsional dari Tim Pengelolaan Kelembagaan BP3MI DKI Jakarta yang secara bergantian memberikan penjelasan dan diskusi terkait peluang kerja luar negeri, negara mana saja, jenis pekerjaan dan jumlah pendapatan yang bisa diperoleh Pekerja Migran Indonesia terutama untuk program Specified Skill Worker (SSW) ke Jepang dan Special Placement Program to Taiwan (SP2T) serta kemungkinan pelaksanaan pelatihan gratis kerjasama BP3MI dengan Pemerintah Provinsi melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).
“Target BP2MI di Tahun 2023 untuk penempatan goverment to goverment adalah sebanyak 20.000 Pekerja Migran Indonesia dan sosialisasi diharapkan mampu meningkatkan keterisian target tersebut dari wilayah DKI Jakarta dengan upaya berbagai kerjasama dalam memberikan pelayanan pelindungan paripurna kepada Pekerja Migran Indonesia” tutur Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Hotma Viktor Sihombing.(*)
