Anggota DPRD Riau Tak Berani Lagi Lewat Fly Over Retak Setelah Diwanti-wanti Mertua

oleh
Spfyan Siroj
Spfyan Siroj

PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau Sofyan Siroj mengaku tak berani lagi melintas di atas fly over Jalan Sudirman-Imam Munandar setelah mendapat foto kiriman dari mertuanya tentang keretakan di fly over itu. 

“Saya justru tadi dapat wa kiriman gambar ini dari mertua saya di Dumai. Karena sudah diwanti-wanti saya tidak berani lagi lewat di sana,” ungkapnya.

   

Lebih lauh, ia berpandangan, lantaran sudah menjadi perhatian masyarakat, dan sudah ada isyarat keretarakan itu, maka sudah selayaknya menjadi perhatian khusus pihak-pihak yang terkait dengan hal itu.

“Artinya kan harus ada kewaspadaan supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, apalagi ini menyangkut keselamatan masyarakat,  tentu hendaknya pihak-pihak yang terkait memberi perhatian khusus,” ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Baca Juga  Akrobat Pengaturan Tender, Dinas PU Riau Ngotot Menangkan PT Vetia Delicipta Meski Tak Punya Dokumen SLO AMP

Sebelumnya, Tokoh Masyarakat Pekanbaru Datuak Malano angkat bicara terkait Fly Over Jalan Sudirman – Harapan Raya yang retak. 

Berbincang dengan urbannews.id, Jumat (8/9/2023) pagi, Malano menyatakan pengakuan SF Hariyanto dan Kepala Dinas PUPRPKPP Riau yang menyatakan fly over retak hanya karena plester, adalah pernyataan yang tidak tepat.

“Jadi tidak tepat itu kalau dikatakan hanya karena plester, itu beton induk yang terjadi pergeseran, terjadi pegeseran” ungkap Malano. 

Mantan Kepala Dinas PU Riau yang kini menjabat Sekda Riau SF Hariyanto menyatakan tidak perlu Komite Keselamatan Transportasi terkait jalan layang atau fly over Sudirman – Imam Munandar Pekanbaru yang retak. 

Ia mengatakan hal itu kala kedapatan oleh urbannews.id berada di lokasi jalan layang retak itu, Jumat (8/8/2023) pagi. 

Baca Juga  Sudah Saatnya PRO-RI, Provinsi Riau Istimewa

“Ini kan cuma masalah plester, nggak perlu komite,” kata SF Hariyanto.

Sebelumnya diberitakan, Fly over atau jalan layang di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Imam Munandar yant pada Jumat (8/9/2023) diketahui retak, ternyata baru dibangun tahun 2012 lalu oleh Pemerintah Provinsi Riau. 

Penelusuran urbannews.id, kala itu dijabat oleh SF Hariyanto yang saat ini ternyata menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Riau. 

Diketahui, jalan layang atau fly over itu dibangun dengan anggaran Rp 68,9 miliar.

Sebelumnya diberitakan, Fly over atau jalan layang di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Imam Munandar retak. Pantauan di lapangan, Jumat (8/9/2023) retakan menganga di sisi jembatan tersebut. 

Baca Juga  Dugaan Kegagalan Konstruksi Bangunan Jembatan Siak III Kota Pekanbaru Tahun 2007-2011 Menghabiskan Anggaran APBD Riau Sebesar Rp 136 Miliar

Sementara itu, lalu lintas di atas jalan layang dan di bawah jalan layang masih terlihat ramai. Para pengendara tampak tak menyadari keretakan jalan layang tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *