oleh
IMG 5846

JAKARTA – Pangan dan energi merupakan dua bidang yang menjadi fokus utama aktivitas riset dan inovasi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk hilirisasi kedua bidang tersebut yang bersumber dari sumber daya alam (SDA) lokal Indonesia.

“Kita memang diminta fokus untuk melakukan riset dan inovasi yang basisnya SDA lokal untuk hilirisasi, untuk meningkatkan kedaulatan pangan (termasuk kesehatan) dan energi (termasuk lingkungan hidup). Keduanya membutuhkan dukungan riset dan inovasi yang sangat tinggi,” ujar Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, pada gelaran Highlight Riset dan Inovasi 2023, di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (28/12/2023).

Baca Juga  Serikat Karyawan Tip Top Supermarket Gelar Unjuk Rasa Tuntut Dilaksanakannya Perjanjian Kerja Bersama

Lebih lanjut dia merinci sebanyak 2.388 judul riset yang dilakukan BRIN selama 2023. Sebanyak 218 judul diantaranya di bidang pangan, dan 220 judul di bidang energi.

Dalam cluster kedaulatan pangan, riset yang telah dilakukan antara lain pemanfaatan tepung ikan teri (Stolephorus sp.) dalam produk mie berbasis pati sagu untuk anak penderita stunting, perbanyakan klonal kelapa sawit, dan perakitan varietas unggul ubi kayu dengan metode induksi mutasi sinar gamma.

   
Baca Juga  Sejumlah Mega Proyek PUPR Molor, Menteri Basuki Hadimuljono Malah Selengean KTT G20

Kemudian 266 judul di bidang lingkungan berkelanjutan, dan 156 judul untuk bidang kedaulatan kesehatan.

Selain itu juga ada bidang yang terkait dengan aspek ekonomi dan juga masalah sosial masyarakat. Sedangkan bidang transisi menuju ekonomi berbasis pengetahuan, jelas Handoko, merupakan riset yang langsung mendukung bisnis (product development).

Juga riset di bidang keanekaragaman terkait dengan penemuan, spesies baru, manuskrip, dan artefak. “Itu sebabnya kami memperkuat aktivitas arkeologi dengan membuat situs-situs ekskavasi baru di berbagai daerah,” tandasnya.(*)

Baca Juga  CERI Resmi Laporkan Dugaan Kongkalikong Praktek Kotor Penerbitan RKAB di Ditjen Minerba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *