Koperasi Merah Putih Bambu Kuning Menjerit Akibat Bulog Hentikan Pasokan Minyak Kita

oleh
0279a6db e3a3 435e b0cd 46f3e6c19ba7

PEKANBARU – Ketua Koperasi Merah Putih (KKMP) Kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya Widde Munadir menyatakan kekecewaannya atas keputusan Bulog Kanwil Riau dan Kepri yang telah menghentikan penyaluran Minyak Kita.

“Penghentian penyaluran Minyak Kita ke mitra Bulog itu telah berdampak langsung kepada UMKM di wilayah Kelurahan Bambu Kuning,” ungkap Widde.

Widde mengatakan, KKMP menjadi salah satu program prioritras Presiden Prabowo yang bertujuan memutus mata rantai pendistribusian panjang sehingga memberikan masyarakat sembako murah.

Baca Juga  RRW Desak Dinas PUPRPKPP Riau Segera Lakukan Audit Investigasi Juga untuk Proyek Gedung Makorem

“Namun program ini tercoreng setelah pemberitahuan Bulog Wilayah Riau dan Kepri, terkait penghentian sementara pendistribusian minyak kita ke seluruh KKMP yang sudah menjadi mitra Bulog di Kota Pekanbaru dan memasuki pekan kedua, membuat pelaku UMKM menjerit,” ungkap Widde.

   

Widde mengatakan, kehadiran KKMP  menjadi mitra Bulog Riau, harusnya menjadi satuan yang solid guna memperlacar pendistribusian Minyak Kita dan mencegah lonjakan harga di pasaran yang hampir menembus harga minyak goreng premium.

Baca Juga  Kisruh Kontrak Berujung Tersangka Pidana, Dirut RSD Madani Ternyata Telah Digugat Secara Perdata di PN Pekanbaru

“Selain persoalan penyetopan sementara Minyak Kita ke KKMP, kami juga menilai adanya unsur monopoli transportasi yang dilakukan oleh Bulog ke pihak ketiga, dimana setiap karton Minyak Kita dikenakan biaya Rp 3.800, sementara mitra BUMN yang menyalurkan Minyak Kita, kami bisa mengambil sendiri ke gudang hanya dikenakan biaya angkut Ro 500 hingga Rp 700 per karton,” ungkap Widde.

Baca Juga  2.935 Alumni Pastikan Hadir Reuni Akbar ke-2 Ikasmansa Pekanbaru, Panitia Mohon Maaf Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas

“Kami berharap momentum Hari Jadi Kota Pekanbaru ke 242 menjadi titik tolak KKMP menuju kemandirian. Dan meminta dukungan penuh dari seluruh kementrian agar KKMP di setiap wilayah kabupaten dan kota bisa ditunjuk menjadi distributor utama sembako sejajar dengan Bulog,” pungkas Widde.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *