Pertamina NRE dan Bukit Asam Jajaki Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

oleh
87ec9042 5105 4878 9f55 cc8686c3b69a

JAKARTA – PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area operasional dan lahan pascatambang milik PTBA.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Pusat PT Bukit Asam, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan pascatambang untuk mendukung pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengembangan energi hijau sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga  AZKO Hadirkan Nuansa Belanja Lebih Modern, Trendi dan Interaktif di Pondok Indah Mall 1

Menurutnya, pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pengembangan proyek, penguatan ekosistem industri, hingga peningkatan kapasitas nasional dalam memenuhi kebutuhan energi bersih.

   

“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan proyek energi hijau yang berkelanjutan, tetapi juga mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperkuat ekosistem industri nasional, serta membuka peluang pendanaan hijau untuk mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia,” kata Sri dalam keterangan tertulis.

Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua perusahaan menyepakati sejumlah tahapan kerja sama, dimulai dari identifikasi lokasi proyek, penyusunan studi kelayakan dari aspek teknis dan finansial, evaluasi model kerja sama, hingga pengembangan proyek apabila hasil kajian dinilai layak.

Baca Juga  Pionir Truk Listrik di Indonesia, Fuso eCanter Jadi Armada PT Yusen Logistics Indonesia

Sementara itu, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PT Bukit Asam, Turino Yulianto, mengatakan pemanfaatan lahan pascatambang menjadi salah satu langkah perusahaan untuk mengoptimalkan aset sekaligus mendukung transisi energi.

Menurut Turino, kerja sama dengan Pertamina NRE membuka peluang pemanfaatan lahan pascatambang yang telah direklamasi sebagai lokasi pembangunan PLTS maupun pengembangan energi terbarukan lainnya.

Baca Juga  Pertamina Gencarkan Energi Transisi Lewat Green Refinery Cilacap

“Melalui kerja sama dengan PT Pertamina New & Renewable Energy, kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan aset nasional yang dimiliki PTBA, termasuk pemanfaatan lahan pascatambang sebagai kawasan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya maupun berbagai potensi energi terbarukan lainnya yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan,” ujarnya.

Pemanfaatan lahan pascatambang untuk proyek energi terbarukan diharapkan dapat mendukung target pengurangan emisi serta memperluas bauran energi bersih nasional, sekaligus memberikan nilai tambah terhadap aset yang telah direklamasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *