Menhan Prabowo: Pekerja Migran Adalah Patriot Bangsa

oleh
8A9D6277 A18A 462D A1BD 34CDB4D04739
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.foto/cnnindonesia.com

URBANNEWS.ID – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki rencana memberikan pelatihan bela negara kepada ribuan calon pekerja migran. Bekal pelatihan bela negara akan dibuat Prabowo dengan menggandeng Kementerian Tenaga Kerja yang dipimpin Ida Fauzia.

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut kedua Menteri, Prabowo maupun Ida Fauzia telah melakukan pembicaraan awal. Pelatihan bela negara bagi para pekerja migran akan dilakukan menjelang keberangkatan para pekerja keluar negeri. 

Baca Juga  'People Power' atau 'State in Emergency' dalam Timbangan Hukum

“Pembicaraan pendahuluan dilakukan di Kementerian Pertahanan. (Pembicaraan terkait) rencana memfasilitasi pelatihan bela negara bagi pekerja migran Indonesia,” kata Dahnil aaat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Rabu (4/12). 

Dahnil menjelaskan pelatihan bela negara berkaitan dengan pemahaman-pemahaman terkait negara Indonesia serta sikap nasionalisme terhadap negara sendiri. Meski begitu, Dahnil tak menjelaskam secara rinci alasan para pekerja ini diberi pelatihan terkait bela negara. 

   
Baca Juga  Tokoh Masyarakat Rohul Titip Pesan Agar DPRD Bisa Solid dan Sungguh-sungguh Emban Amanah

“Masih pembicaraan awal,” kata Dahnil. 

Namun demikian, Dahnil menegaskan bahwa Prabowo memandang para pekerja migran sejatinya adalah para patriot bangsa. Keberadaan mereka telah menyumbang devisa besar. Atas peran penting itu, kata dia, perlu kiranya pekerja migran memiliki bekal yang cukup sebagai duta bangsa.

“Bekal tersebut terkait pemahaman dasar tentang ke-Indonesiaan,” jelasnya. 

Baca Juga  MAPPTIF: Azis Syamsuddin Tokoh Muda bagi Kemajuan Lampung

Terkait kapan hal ini akan dilaksanakan, Dahnil enggan menyebut waktu pasti. Yang jelas bela negara bagi para pekerja migran ini akan segera dilaksanakan. “Sesegera mungkin,” katanya.(hen/cnnindonesia.com)