URBANNEWS.ID – Tak hanya membanjiri jalanan dan rumah warga, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Palangka Raya juga mengakibatkan kerusakan.
Salah satunya bangunan pagar beton di bagian samping Kantor Dinas Pertambangan. Rusaknya bangunan diduga karena gerusan dorongan air.

“Iya benar, pagarnya roboh. Diduga karena kualitas bangunan yang sudah tidak prima dan juga dorongan arus air,” ucap Kabid Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Palangka Raya, Henora Koffeno Nahan melalui pesan singkat Selasa (26/2/2019) pagi.
Jika dilihat, lanjut dia, mutu kualitas bangunan memang kurang standar. Material bangunan juga berusia cukup lama.
Sehingga, saat terkena genangan air dan dorongan arus keluar, tanah penyangga tergerus yang mengakibatkan daya dukung penopang pondasi pagar menjadi labil.
“Akhirnya pagar pun roboh,” tandasnya.(borneonews.co.id)
