Apresiasi Penangkapan Pelaku Begal Sepeda, IPW Minta Polri Petakan Wilayah Rawan

oleh

Lebih lanjut Neta membeberkan, dalam beraksi, pelaku tidak mengenal tempat. Semua digasak. Di kawasan Ring 1 begal sepeda juga beraksi. Melihat makin ganasnya tren begal sepeda ini, sudah saatnya para pesepeda lebih waspada. Yakni jangan bersepeda sendirian di kawasan sepi dan jangan meletakkan tas di belakang tubuh. Antisipasi harus lebih dulu dilakukan masyarakat pesepeda, agar mereka tidak menjadi korban kebrutalan pelaku begal sepeda.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dan Dukung Program 100 Hari Kapolri, Ratusan Personel Gabungan Gelar Kegiatan Jumat Bersih di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru

“Hanya saja, dengan makin maraknya aksi begal sepeda polisi perlu memetakan wilayah rawan begal sepeda, untuk kemudian menempatkan aparaturnya di titik-titik rawan tersebut. Selain itu polri juga perlu mengintensifkan patroli pada momen-momen pesepeda muncul, seperti di Sabtu dan Minggu. Gerak cepat masyarakat dan polisi diperlukan agar para pelaku begal tidak merasa mendapat angin untuk bebas beraksi. Sebab aksi begal sepeda ini tidak hanya menguasai harta benda korban tapi juga membuat korban celaka karena terjatuh dari sepeda,” urai Neta.

Baca Juga  Bongkar 'Borok' Pertamina, CERI: Direksi dan Komisaris Pertamina Diduga Berbohong kepada Presiden saat Sampaikan Data Simulasi Harga BBM

Menurut Neta, dengan ditangkapnya begal di kawasan Ring 1 itu, polisi bisa bekerja cepat dalam memburu dan menangkap pelaku di tempat lain, untuk kemudian mempublikasikannya ke publik. Tujuannya agar aksi begal sepeda ini bisa diminimalisir.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *