Nelayan Madura Demo Lantaran Kecewa Janji CSR Petronas Carigali, CERI: Pimpinan SKK Migas Harus Berani Mundur Jika Tak Capai Target Lifting 2021

oleh

“Pantaslah lifting Migas nasional anjlok terus, ternyata SKKMigas mengatasi ini (keluhan masyarakat Banyuates,red) saja tak mampu, gimana KKKS bisa kerja benar untuk mengebor agar bisa mendapatkan cadangan Migas, karena waktunya banyak habis mengurus hal-hal yang tidak tehnis. Padahal aktifitas eksplorasi itu padat modal, padat tehnologi dan padat resiko, sehingga tak banyak perusahaan minyak yang mau terjun di tahap eksplorasi,” ungkap Yusri.

Dikatakan Yusri, CERI pada 8 Oktober 2020 sudah pernah memberikan info perihal keinginan masyarakat Banyuates tersebut kepada Wakil Kepala SKK Migas.

   

“Katanya sudah direspon oleh SKK Migas Jawa Timur, namun anehnya kenapa tidak tuntas? Apa karena pejabat SKK Migas Jawa Timur tidak serius mengurus tuntas dengan Pemda tingkat satu, Pemda tingkat dua, sampai ke kecamatan daerah terdampak eksplorasi,” ungkap Yusri.

“Mudah-mudahan SKK Migas serius menyelesaikan ini, karena kasus ini bisa menjadi preseden buruk bagi iklim investasi migas di tanah air. Selain itu, apakah karena target lifitng migas nasional tahun 2021 sama dengan target liftting tahun 2020 yaitu hanya 705.000 barel perhari? Sehingga bisa santai-santai saja?,” lanjut Yusri.

Jika akhir tahun 2021 target lifting nasional tidak tercapai, kata Yusri, apa pertanggungjawaban moral Pimpinan dan para Deputy SKK Migas. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral mereka sebagai penerima amanah, seharusnya mereka berani dengan kesatria meletakan jabatan,” tutup Yusri.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *