Bejo Ardiantoro: Menghalangi Tugas Wartawan Bisa Dipidana Dua Tahun

oleh -
Bejo Ardiantoro. foto/ist

MESUJI – Bejo Ardiantoro, Ketua Bidang Advokasi JNI Mesuji menegaskan siapa saja yang melakukan kekerasan dan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas peliputannya, maka si pelaku tersebut dapat dikenakan hukuman selama dua tahun penjara dan dikenakan denda paling banyak sebesar Rp 500 juta.

Hal tersebut diungkapkan Bejo dalam menanggapi tindakkan Oknum wartawan berinisial AS, yang terjadi terhadap Ketua JNI Mesuji, Sabtu (24/7/2021) di warung Cinta Naviri Simpang Pematang.

Tindakan AS diketahui dalam bentuk bahasa, nada biacara, ungkapan, menyekal dan perbuatan tidak menyenangkan.

“Dalam ketentuan pidana pasal 18 itu dikatakan setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau menghalangi ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 terkait penghalang-halangan upaya media untuk mencari dan mengolah informasi, dapat dipidana dalam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta. Jadi ini ketentuan pidana yang diatur dalam undang-undang pers,” ucap Bejo di kantor DPD JNI Mesuji, Minggu (25/7/2021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *