PALEMBANG – Universitas Sriwijaya terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan air minum yang higienis, aman, dan berkualitas melalui produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Royyan Jadid sepanjang tahun 2025.
Dikutip dari laman unsri.ac.id, Pengelolaan AMDK Royyan Jadid menjadi bagian dari pengembangan unit usaha kampus yang mendukung pelayanan bagi civitas akademika sekaligus penguatan kemandirian institusi.

Selama tahun 2025, AMDK Royyan Jadid diproduksi dalam tiga jenis kemasan, yakni galon, botol, dan cup.
Berdasarkan data produksi dan distribusi, total produksi kemasan galon tercatat sebanyak 232 galon dengan jumlah distribusi yang sama, yaitu 232 galon. Untuk kemasan botol, total produksi mencapai 1.354 botol dengan distribusi sebanyak 1.317 botol.
Sementara itu, kemasan cup menjadi produk dengan jumlah produksi dan distribusi tertinggi sepanjang tahun 2025. Tercatat total produksi mencapai 2.145 cup dengan distribusi sebanyak 2.247 cup.
Tingginya angka distribusi tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan air minum praktis dalam berbagai kegiatan di lingkungan Universitas Sriwijaya.
Puncak produksi kemasan cup terjadi pada bulan Maret dengan jumlah produksi mencapai 760 cup. Sedangkan untuk kategori botol, produksi tertinggi terjadi pada bulan Agustus dengan total produksi mencapai 368 botol.
Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas distribusi produk AMDK Royyan Jadid pada berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik di lingkungan kampus.
Selain menjaga kualitas produk air minum, pengelola AMDK Royyan Jadid juga terus melakukan pengembangan pada aspek pengemasan dan distribusi produk. Penggunaan kemasan distribusi yang tertata dan aman menjadi salah satu upaya menjaga kualitas produk selama proses penyimpanan hingga pendistribusian.
Keberadaan AMDK Royyan Jadid diharapkan dapat terus mendukung kebutuhan air minum bagi civitas akademika Universitas Sriwijaya, baik dalam kegiatan perkuliahan, seminar, pelatihan, rapat, maupun berbagai kegiatan kampus lainnya.
Melalui pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan, AMDK Royyan Jadid juga menjadi bagian dari upaya Universitas Sriwijaya dalam memperkuat unit usaha kampus yang produktif dan berdaya saing.(*)


