Buntut Kekerasan Oknum TNI di Merauke, Pigai Minta Presiden Tarik Militer dari Papua

oleh -
Natalius Pigai. foto/tempo.co

URBANNEWS.ID – Aktivis Kemanusiaan dan Tokoh Hak Azasi Manusia Natalius Pigai menyarankan Presiden Jokowi segera menarik militer dari Papua. 

Selain itu, ia juga meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah mengembalikan 56 ribu pengungsi di Nduga, Puncak dan Intan. Pigai juga menyarankan Presiden menjalankan tugas membebaskan Victor Yeimo.

Hal itu diungkapkan Pigai menyusul insiden tindakan kekerasan yang dilakukan oleh dua anggota Polisi Militer di Pangkalan TNI Angkatan Udara JA Dimara Merauke terhadap seorang penyandang disabilitas di Merauke itu viral melalui rekaman video yang beredar di sosial media, Selasa (27/7/2021).

“Pada hari kejadian saya langsung bicara kepada Pak Moeldoko dan Kapolri. Kapolri membantu mitigasi. KSAU dan Panglima respon. Saya memberikan apresiasi untuk itu,” ungkap Pigai.

Sementara itu, dilansir Kompas.com, korban kekerasan itu diketahui, merupakan seorang difabel tuli. 

Pada Selasa (27/7/2021) malam, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang B menyatakan oknum prajurit Pomau tersebut sudah ditahan dan dalam pengawasan Komandan Lanud J.A Dimara Merauke.

“TNI AU tidak segan-segan menghukum sesuai tingkat kesalahannya,” kata Indan Gilang sebagaimana dilansir dari Antara.(hen/kompas.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *