Pertamina Hulu Rokan Bantah Hilangnya Data Lingkungan Blok Rokan

oleh -
Pengawas LPPHI Mandi Sipangkar mendampingi pengambilan sampel Limbah TTM Chevron di lapangan akhir Juni 2021 lalu. foto/ist

PEKANBARU, URBANNEWS.ID – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) membantah data-data tim lingkungan PHR telah hilang tanpa bekas.

“Menanggapi informasi di Urbannews tanggal 13 September 2021 yang menyatakan bahwa terjadi kehilangan data, izinkan kami menyampaikan bahwa hal ini tidak benar.
PHR terus berkomitmen untuk melaksanakan pemulihan sejalan dengan Peraturan Pemerintah,” kata Sonitha Poernomo, Manager Corporate Communications PT Pertamina Hulu Rokan kepada Urbannews.id, Selasa (14/9/2021) malam.

“Sebagai pengelola Wilayah Kerja (WK) Rokan sejak 9 Agustus 2021, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melaksanakan kegiatan hulu minyak dan gas bumi di WK Rokan termasuk program pengelolaan lingkungan sesuai surat penugasan dari SKK Migas terkait Penugasan Kegiatan Pasca Operasi dan Penanganan TTM Wilayah Kerja Rokan dari Kegiatan Operasi Kontraktor Sebelumnya,” ungkap Sonitha.

Sonitha mengungkapkan, saat ini PHR sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pelaksanaan program pengelolaan lingkungan di WK Rokan.

“PHR berkomitmen untuk mematuhi semua peraturan perundangan, standar, sistem tata kerja serta persyaratan pemangku kepentingan juga mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment) dalam membuat seluruh keputusan bisnis dan operasional. PHR akan mengikuti arahan dan koordinasi dari instansi terkait serta menjalankan kegiatan yang sejalan dengan komitmen perusahaan,” ungkap Sonitha.

Menurut Sonitha, proses pekerjaan pemulihan terkait TTM akan sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22/2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Kementerian LHK yang mengatur proses administratif perizinan, pekerjaan pemulihan, pemantauan hingga pelaporan akhir.

“Langkah proses pemulihan lingkungan hidup baik administratif maupun implementasi membutuhkan waktu, mulai dari perizinan sampai dengan pelaporan. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama yang erat dari berbagai pihak,” ungkap Sonitha.

Sonitha mengutarakan, fokus utama PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam mengoperasikan Blok Rokan adalah mencapai target pemenuhan produksi migas dari Pemerintah Indonesia serta menjalankan operasi sesuai aspek HSSE demi mewujudkan kemandirian dan kedaulatan energi Indonesia.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *