JAKARTA – Dalam rangka mendampingi ekonomi rakyat dari hulu hingga hilir sehingga mampu maju berkembang dan unggul di negeri sendiri atau pun dalam percaturan global di era apa pun, pada Jumat (3/6/2022) telah berlangsung peletakan batu pertama pembangunan Cafe Keris Rakyat (CKR) di Pondok Gede Center, Jakarta.
Demikian diungkapkan Ketua Umum KERIS, dr Ali Mahsun Atmo M.Biomed dalam keterangan tertulis yang diterima Urbannews.id, Senin (6/6/2022).

“Upaya ini merupakan wujud nyata komitmen Komite Ekonomi Rakyat Indonesia Semesta (KERIS) dan bersama komponen serta elemen bangsa lain yang mendorong secepat-cepatnya negeri ini kembali adil dan makmur serta diridhoi Tuhan YME, Allah SWT,” ungkap Ali.
Menurut Ali, CKR adalah benchmark segala daya dan upaya organisasi anggota KERIS beserta pelaku ekonomi rakyat di bidang kuliner.
“Jadi bisa ada di mana-mana di seluruh wilayah Idnonesia juga di luar negeri. Oleh karena itu, HAKI CKR ini segera diadakan oleh Badan Bantuan Hukum (BBH) Ekonomi Rkayat KERIS yang dipimpin Direktur Ryanto Sirait SH MH. Sehingga tatkala ada CKR di manapun letaknya adalah usaha milik rakyat,” tegas Ali yang juga Ketua Umum APKLI dan Presiden Kawulo Alit Indonesia itu.
Ali menjelaskan, Komite Ekonomi Rakyat Indonesia Semesta (KERIS) membuka seluas-luasnya dan selebar-lebarnya kemitraan dengan segenap kekuatan di negeri ini, baik domestik mau pun asing, lokal, regional, nasional dan global untuk CKR, juga ekosistem ekonomi rakyat KERIS lainnya.
“Dengan pola kemitraan tripartit multi pathnership, dimana organisasi anggota KERIS berada di garda terdepan dan Ketua Umum KERIS hanya menandatangani letter of intens atau perjanjian kerjasama. Dengan siapa pun, tak bedakan latar belakang agama, suku, ras dan etnik, baik domestik mau pun asing. Yang Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghocu, penghayat kepercayaan kepada Tuhan YME bahkan yang ber-Tuhan-kan harapan bisa bermitra sesuai dengan pondasi dasar Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa,” jelas Ali.
Demikian pula dengan pihak asing, kata Ali. “Baik Cina, Amerika, Belanda, Inggris, Jepang Korea, Brunai, Malaysia, Timur Tengah dan asing lainnya, silahkan,” ungkapnya.
Meski demikian, Ali mengatakan, ada tiga prinsip dasar yang tidak boleh dilanggar sebagai white cross kemitraan KERIS.
“Pertama, prinsip kesejajaran, saya tidak ingin bahkan tidak ikhlas harkat martabat rakyat bangsa dan ekonomi negeri ini tidak sejajar dengan asing bahkan harus unggul. Kedua, diperuntukkan sebesar-besarnya mengangkat harkat martabat kemanusiaan bangsa Indonesia. Ketiga, digunakan sebesar-besarnya untuk memajukan, mengembangkan dan menghantarkan ekonomi rakyat unggul di negeri sendiri dan dalam percaturan global,” imbuh dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta itu.
Menurut mantan Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998 ini, ada lima sumber permodalan usaha CFR juga untuk ekosistem ekonomi rakyat KERIS lainnya.
“Pertama, Dompet Amal Produktif melalui rekening khusus DAP. Kedua, Penyertaan Modal Produktif (PMP). Ketiga, Kemitraan Produktif (KP). Keempat, Hibah Produktif (HP). Kelima, CSR Produktif, baik domestik mau pun global. KERIS optimis bisa berikan solusi terbaik permodalan yang sudah hampir 77 tahun Indonesia merdeka menjadi hambatan bagi pelaku ekonomi rakyat,” ungkapnya.
Dijelaskan Ali Artmo, mulai 3 Juni 2022, usaha CFR bisa dibuka di seluruh tanah air dan di luar negeri. Baik yang sudah eksisting mau pun yang baru dibangun.
“KERIS targetkan hingga Agustus 2023 sebanyak 1,8 juta pelaku kuliner Indonesia jadi bagian tak terpisahkan dengan CFR dengan daya dukung teknologi digital. Intinya adalah keberadaan CKR ini untuk dongkrak usaha pelaku ekonomi rakyat di bidang kuliner, apa pun jenisnya, seberapa pun skalanya mampu naik kelas dan rakyat hidup sejahtera berkeadilan,” bebernya.
Dalam waktu dekat, kata Ali, juklak dan juknis kemitraan dan tata kelola CKR diterbitkan. “InsyaAllah pada 27 Juni 2022 digelar Peresmian CKR Jakarta Pondo Gede Center Cempaka Putih Jakarta. Minggu pertama Juli 2022 peresmian CKR Lombok Barat NTB dan CKR Gunungkidul Yogyakarta pada minggu keempat Juli 2022.
“Dan segera dibuka Pendaftaran usaha CKR melalui online dan offline,” pungkas mantan Sekretaris Lembaga Sosial Mabarrot PBNU 2000-2005 yang merupakan putra asli pinggir utara kali Brantas Mojokerto Jatim itu.(hen)



