Ditanya Soal Limbah TTM Blok Rokan di Acara Bincang Migas Riau, Sukamto dan Yanin Tampak Gagap dan Irit Bicara

oleh
0EC4A03A 01FA 48A1 AB24 F2179FFCCC30 scaled

PEKANBARU – VP Corporate Affairs PHR WK Rokan Sukamto Tamrin dan Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumabgut Yanin Kholison mendadak irit bicara ketika menjawab pertanyaan tentang Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) di Wilayah Kerja Migas Blok Rokan di Provinsi Riau. 

Pertanyaan itu mencuat kala berlangsungnya acara Bincang Migas Riau 2022 yang ditaja FKPMR, Sabtu (6/8/2022) di Hotel Premiere Pekanbaru. 

Baca Juga  Pastikan Presiden dan Menteri BUMN Lebih Tahu Pasti Integritas Ahok, CERI: Apa Andre Takut Ahok Karna Pernah Paksa Pertamina Beli BUMN Sakit?

“Soal itu sekarang sedang proses, itu nanti penugasan, sedang tendering saat ini,” jawab Sukamto di forum itu. 

Sedangkan Yanin, hanya menjawab bahwa ia akan menanyakan ke bagian yang mengurusi hal itu di SKK Migas. “Soal TTM ada bagian yang mengurusi di SKK Migas. Nanti saya akan tanyakan mengenai hal ini,” ungkap Yanin dengan nada suara lemah. 

   

Sementara itu, kegiatan Bicang Migas yang dimederatori drh. Chaidir itu berlangsung terbatas. Hal itu terlihat dari langkah Chaidir yang memberikan kesempatan hanya pada empat penanya saja. Padahal, kegiatan itu tampak diikuti banyak orang. 

Baca Juga  BPH Migas Pastikan Ketersediaan BBM Bagi Masyarakat

Tengku Amin yang mendapat kesempatan bertanya pada kesempatan itu, antara lain mempertanyakan apa tindak lanjut atas kondisi tidak tuntasnya Chevron melakukan pemulihan fungsi lingkungan hidup akibat pencemaran B3 TTM oleh Chevron di Blok Rokan hingga habisnya kontrak Chevron pada 8 Agustus 2021 lalu. Padahal, katanya, ratusan laporan pengaduan tentang pencemaran itu sudah diterima pemerintah dan bahkan sudah diverifikasi oleh pemerintah. 

Baca Juga  Berduka untuk Korban Semeru, Puan: Kebutuhan Warga Terdampak Harus Jadi Prioritas

Hampir serupa, mantan Wakil Gubernur Riau, Wan Abu Bakar pada kesempatan itu juga menyinggung komitmen dan meminta kepastian mengenai isu lingkungan terkait WK Migas Blok Rokan. Namun sayang, tidak Sukamto maupun Yanin tak memberikan jawaban apa pun pada kesempatan itu.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *