Pembangunan Makorem 031/Wira Bima Mangkrak, Nasir Day: TNI Adalah Anak Kandung Rakyat, Kok Begini Perlakuan Pemprov Riau? 

oleh
98FDD068 40D9 47B9 8EF4 EEA1134F6EE7

PEKANBARU – Pemerhati Sosial Kemasyarakatan dan Infrastruktur Riau, HM Nasir Day Nurdin SH MH, Kamis (3/11/2022), menyatakan kekecewaan atas lalainya Pemerintah Provinsi Riau menyelesaikan pembangunan Markas Komando Resor Militer (Makorem) 031/Wira Bima.

“Perlu kita ingat semua ya, Makorem itu adalah jantungnya TNI di Riau ini. Sementra TNI itu tak lain adalah anak kandung rakyat. Jadi ini penting, jangan sampai lupa kita akan hal ini,” tegas Nasir saat berbincang dengan wartawan bersama Mantan Hakim Agung Tipikor Syamsul Rakan Chaniago di Pekanbaru. 

   

“Kami melihat, dengan tidak kunjung selesainya pembangunan Makorem ini, seakan membuat kita di Riau ini tidak berkepribadian. Karena kita rakyat Riau ini pasti tidak ingin bangunan kantor Makorem kita kalah bagus dengan kantor Makorem di daerah lain,” ungkap Nasir lagi. 

Baca Juga  Panglima TNI Buka Ceremony Asian Rifle Cup 2023

Seperti diketahui, sejak dibangun pada tahun 2021 silam, Makorem 031/ Wira Bima hingga saat ini tak kunjung bisa ditempati. 

“Ini artinya, sudah satu setengah tahun lebih Komandan Korem 031/ Wira Bima yang berpangkat Brigadir Jenderal TNI, berkantor menumpang di bangunan lain di Pekanbaru ini, coba lah bayangkan bagaimana ini bisa begini,” ulas Nasir yang merupakan Kader Bela Negara Angkatan Keempat itu. 

Lebih lanjut, Nasir Day mengatakan, ia tidak mencampuri urusan teknis di tataran pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan Makorem itu. 

“Apa pun alasannya, kami sebagai rakyat tidak urus lah. Bagi kami yang penting selesaikan segera pembangunan Makorem ini. Apalagi sekarang sudah mendekati pelaksanaan Pemilu. TNI adalah garda terdepan kita untuk menjaga stabilitas keamanan apalagi di masa helat politik ini,” beber Nasir Day. 

Baca Juga  Dirikan Dapur Lapangan Pasca Gempa Cianjur, Yonbekang 1 Kostrad Distribusikan 2.400 Nasi Bungkus Setiap Harinya

Meski demikian, ia juga menyarankan, DPRD Provinsi Riau memberi perhatian khusus untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang menghambat selesainya pembangunan Makorem itu.

Sebagaimana diketahui, Pembangunan Makorem 031/ Wira Bima menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Riau. Belakangan santer selentingan terdengar bahwa ada pergesaran anggaran yang mengakibatkan terhambatnya penyelesaian pembangunan Makorem.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *