Terima Kunjungan Disnaker Bandung, Manajemen Pindad Harap Terjalin Kerjasama yang Baik

oleh
4C01FB5F 1469 402D B369 38255BFB25FB

BANDUNG – Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pindad, Kemal Sudiro didampingi oleh pejabat eselon 1 menerima kunjungan Dinas Ketenagakerjaan pada Selasa (16/5/2023) di Aula Diklat PT PindadBandung.

Kunjungan Dinas Ketenagakerjaan ini dipimpin oleh Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Marsana dan Subkor Pengupahan, Ahmad Mustofa.

Pada kegiatan ini juga turut dihadiri oleh para ketua Serikat yang ada di PT Pindad beserta perwakilan anggotanya. 

Adapun tujuan kunjungan Dinas Ketenagakerjaan ini adalah untuk berdiskusi terkait ketenagakerjaan di PT Pindad dan juga membahas perihal Diskusi Masa Kerja Golongan karyawan PT Pindad

   
Baca Juga  Direksi Pertamina Raih Penghargaan di 2 Ajang Internasional

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pindad, Kemal Sudiro dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran perwakilan dinas ketenagakerjaan yang sudah berkunjung dan berkolaborasi membahas ketenagakerjaan di PT Pindad.

 “Selamat datang kepada jajaran dinas ketenagakerjaan yang sudah bersedia untuk berdiskusi dan bertukar informasi perihal ketenagakerjaan di PT Pindad ini. Kami perlu memperkenalkan PT Pindad sebagai industry pertahanan Indonesia yang memproduksi senjata, munisi, kendaraan tempur dan produk industrial. Kami berharap dari kunjungan ini pula dapat terjalin kerja sama yang baik dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat hingga mampu membawa kemajuan bersama bagi kedua belah pihak.” jelas Kemal Sudiro. 

Baca Juga  ANTAM Capai Kinerja Positif Produksi dan Penjualan Unaudited Segmen Nikel dan Emas Sepanjang Januari 2023

Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Marsana di kesempatan yang sama menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang sudah di berikan oleh PT Pindad. Ini merupakan kerja sama yang cukup berharga karena dinas ketenagakerjaan dapat berdiskusi dan bertukar informasi di PT Pindad.

“Tujuan dari diskusi pada kegiatan ini dan yang juga menjadi tujuan utama yang dibutuhkan perusahaan industrial yaitu untuk mencari keterangan bekerja serta bagaimana berlangsungnya usaha atau biasa disebut dengan industrial phase. Industrial phase ini dapat kita capai manakala dipenuhi beberapa syarat seperti Komunikasi positif, pelaksanaan hak dan kewajiban dari masing-masing pihak, adanya peningkatan produktivitas dan kesejahteraan, yang terakhir ada musyawarah mufakat ketika ada terjadi sesuatu di perusahaan,” ujar Marsana.

Baca Juga  Honda Eksistensi Layanan Purnajual di Honda Tendean dengan Fasilitas Body dan Cat

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi antara Dinas ketenagakerjaan, Manajemen PT Pindad, Serta perwakilan masing-masing serikat karyawan PT Pindad.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *