CBA Minta AHY Fokus Gebuk dan Sikat Mafia Tanah di Jambi

oleh
3BA91498 F035 4764 9F15 FD6D2936AAB2
Uchok Sky Khadafi. foto/jawapos.com

JAKARTA – Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta Menteri agraria dan tata ruang/kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melanjutkan program MenteriATR/BPN sebelumnya Hadi Tjahjanto dalam agenda memberantas mafia tanah. Uchok meminta AHY sebaiknya lebih dulu fokus ke daerah Jambi.

“Membebaskan tanah rakyat yang dikuasai mafia tanah bergelar pengusaha sawit  dengan inisial A yang ada di KM 13 – 16 Desa Sungai Gelam kecamatan Sungai Gelam kabupaten Muaro Jamb,” kata Uchok di Jakarta, Sabtu (24/2/24).

Baca Juga  Terungkap di Persidangan, Dua Saksi Akui Lahan Mereka Tercemar Limbah B3 TTM Chevron Pacific Indonesia dan Tak Kunjung Dipulihkan Sesuai Aturan Perundang-undangan

Uchok mengungkapkan, tanah yang dikuasai pengusaha sawit berinsial A tersebut luasnya sekitar 2000 Hektar dalam bentuk SKT (surat keterangan Tanah), dan 320 Hektar dalam bentuk SHM (Sertifikat Hak Milik) tanpa ganti rugi, dan tanpa kompensasi apapun.

“Sehingga bapak Junaidi dan Mustafa Kamal jatuh miskin akibat ulah mafia tanah, dan pengusaha sawit berinsial A benar-benar melakukan penjajahan kepada mereka selaku pemilik tanah yang syah,” terang Uchok.

   

Disebutkan Uchok, kasus dugaan penguasaan atau penyerobotan lahan ini telah dilaporkan oleh Junaidi dan Mustafa Kamal ke Polda Jambi, dengan mengeluarkan surat penyelidikan No.Sp.Lidik/126/II/Res.1.2/2019/Ditreskrimum, tertanggal 20 Februari 2019.

Baca Juga  Eddy Soeparno Sambut Setahun Pemerintahan Prabowo dengan Optimisme

“Tapi sayang, Polda Jambi sepertinya lumpuh karena mereka tidak  menindaklanjuti dan menetapkan tersangka,” ujarnya.

Sebelumnya, Indonesia Public Institute (IPI) menyebut permasalahan tersebut harus segera diselesaikan langsung oleh Kapolri agar memperbaiki citra Polri di masyarakat.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus segera turun tangan untuk menyelesaikan kasus dugaan penyerobotan lahan yang laporannya sudah mangkrak selama 6 tahun di Polda Jambi,” kata Direktur Eksekutif IPI, Karyono Wibowo saat dikonfirmasi, Senin (12 /2/24).

Baca Juga  Menhan Prabowo Terima Menhan Prancis, Dorong Kerja Sama Pendidikan di Sektor Pertahanan

Karyono juga berharap agar Kapolri segera memanggil Kapolda Jambi dalam waktu dekat untuk segera menuntaskan kasus penyerobotan lahan masyarakat miskin.

Selain mendesak Kapolri untuk menangani permasalahan penyerobotan lahan warga Jambi, IPI juga meminta kepada KSP (Kepala Staf Kepresidenan) Moeldoko agar segera turun tangan untuk turut menyelesaikan masalah penyerobotan lahan yang terjadi di Jambi itu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *