Nasir Day Minta Pemko Pekanbaru Tunda Serah Terima Proyek IPAL

oleh
44ed5e65 d54c 4a7e afd4 22157eb47138
Warga menanam pisang di badan Jalan Juanda Pekanbaru yang sudah berlubang parah.

PEKANBARU – Pakar Konstruksi Riau HM Nasir Day meminta Pemko Pekanbaru untuk menunda serah terima pengelolaan proyek IPAL Pekanbaru dari Kontraktor Pelaksana IPAL.

Pasalnya, kami melihat masih banyak kewajiban kontraktor pelaksana IPAL yang belum dipenuhi. Di antaranya pengaspalan kembali jalan seperti sediakala saat ini belum dikerjakan sepenuhnya.

   

“Kami mendukung agar ditunda. Apalagi saat ini juga sedang ada sengketa informasi yang saat ini sedang berjalan di Komisi Informasi (KI),” ungkap Nasir Day, dikutip dari riaubook.com.

“Saat ini sedang berjalan sidang sengketa informasi proyek IPAL Pekanbaru, sebelumnya dilaporkan ke KI Riau dan naik ke KI Pusat. Sidang sudah berlangsung sekali tanggal 21 Februari 2024 di KI Pusat Jakarta,” kata Nasir Day di Pekanbaru, Kamis (29/2/2024).

Kesimpulan dari sidang pertama itu, demikian Nasir, majelis hakim KI akan turun ke Pekanbaru untuk melakukan pemeriksaan setempat terkait sengketa antara Nasir Day dengan Kementerian PUPR di Balai Prasarana Permukiman Wilayah Riau.

“Pemeriksaan setempat akan dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan akan lanjut ke sidang kedua setelah pemeriksaan setempat,” katanya.

Kesimpulannya, lanjut Nasir, sebelum dilakukan serah terima pekerjaan IPAL antara kontraktor dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, kontraktor agar segera melakukan recondising/perbaikan jalan bekas galian.

Kemudian, kata Nasir, melakukan commisioning atau uji coba semua instalasi saluran.

“Sebelum serah terima, maka semua syarat itu harus dipenuhi terlebih dahulu dan menunggu penyelesaian sengekat di KI,” katanya.

Untuk diketahui, instalasi pengolahan air limbah (IPAL Komunal) dan IPAL terpusat sedang dibangun di Pekanbaru. Namun, sepanjang proses pembangunan, telah mengakibatkan kerusakan jalan dan bahkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa akibat kerusakan jalan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *