Menparekraf Dorong Pengembangan Potensi Ekraf di Kota Cimahi Melalui KaTa Kreatif

oleh
IMG 6773

CIMAHI – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Cimahi untuk menggali potensi unggulan daerahnya secara maksimal melalui program Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif 2024.

Saat menghadiri Workshop KaTa Kreatif tahun 2024 di Alam Wisata Cimahi, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis (4/4/2024), Menparekraf Sandiaga mengatakan Kota Cimahi merupakan salah satu daerah dengan keragaman potensi sosial budaya, warisan sejarah, dan alam yang bisa menjadi modal kuat bagi pemerintah daerah dalam pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya dalam mengembangkan subsektor ekonomi kreatif film animasi dan video, fesyen, serta kuliner. 

Baca Juga  Konsorsium PGE-PLN IP Sepakati Tarif dengan PLN untuk PLTP Ulubelu Bottoming Unit, Perkuat Transisi Energi Nasional

“Kami ingin memahami pelaku ekonomi kreatif ini butuhnya apa untuk bisa semakin meningkatkan usahanya. Kita bersyukur kota yang hanya 3 kecamatan ini menjadi kota kreatif, dan subsektor yang dipilih adalah animasi dan video, fesyen, serta kuliner. Siapa tahu karena Bandung sudah menjadi city of design, dan Cimahi juga bisa jadi city of animation di level dunia,” kata Menparekraf Sandiaga. 

Banyaknya potensi ekonomi kreatif di Kota Cimahi ini menurut Sandiaga, dapat memberikan nilai tambah dalam memperkuat daya tarik desa wisata di sekitar Kota Cimahi.

   

Menparekraf juga mengungkapkan, Kota Cimahi telah melaksanakan uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) pada tahun 2018 dan menyepakati subsektor Film, Animasi, dan Video sebagai subsektor ekonomi kreatif unggulannya dan menjadi lokomotif pengembangan ekonomi kreatif di Kota Cimahi. 

Baca Juga  Kunjungi Pertamina, Kepala BPH Migas Apresiasi Keamanan Pasokan Energi

Atas konsistensi dan komitmen yang kuat dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pada tahun 2021 Kota Cimahi juga telah ditetapkan sebagai KaTa Kreatif Indonesia.

“Harapannya KaTa Kreatif ini akan semakin kuat. Dan kita punya program-program yang bisa kita kolaborasikan seperti AKI, ADWI. Dan melalui KaTa Kreatif ini diharapkan bisa menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Menparekraf Sandiaga. 

Kota Cimahi menjadi lokasi ketiga pelaksanaan rangkaian kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia Tahun 2024. 

Kegiatan workshop ini sebagai salah satu wujud komitmen dan konsistensi Kemenparekraf/Baparekraf dalam upaya memahami kebutuhan pelaku ekonomi kreatif serta memberikan dukungan dan fasilitasi terkait pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga  Kemenparekraf Dukung Ajang FSAI di  Tujuh Kota untuk Tingkatkan Kualitas Film Indonesia

Turut mendampingi Menparekraf, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Dessy Ruhati; Staf Khusus Menteri Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Oneng Setya Harini; Direktur Pengembangan Destinasi I Kemenparekraf/Baparekraf S. Utari Widyastuti; dan Direktur Manajemen Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Zulkifli Harahap. 

Serta turut hadir, Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar; Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, Achmad Nuryana; dan Partnership Executive/Business Development Bobobox, Dennis Depriadi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *