Penggalian Pipa PT PP Tirta Madani Dinilai Serampangan, Nasir Day: Pak Risnandar Jangan Asik Bahas Parkir dan Sampah Saja

oleh
9b958e4e 9ac1 4920 a88e 914114496eb3

PEKANBARU – Pekerjaan penggalian jalan diduga untuk pemasangan jaringan air minum PT PP Tirta Madani di Jalan Dr Leimena Kota Pekanbaru diduga tak patuhi kaidah keteknikan dan tanpa ada Amdal Lalin. Pelaksana pekerjaan tersebut didesak untuk mematuhi segala ketentuan yang berlaku dalam melaksanakan pekerjaan.

Tak hanya itu, Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa yang baru saja dilantik, diminta juga memperhatikan masalah air bersih di Pekanbaru dan mengawasi PT PP Tirta Madani serta tidak melulu hanya membahas parkir dan sampah.

Demikian diungkapkan Pemerhati Infrastruktur, HM Nasir Day, Kamis (30/5/2024) di Jl Dr Leimena Pekanbaru.

“Untuk PT PP Tirta Madani, jangan sembarangan dalam bekerja lah, kalau seperti ini, akses jalan masyarakat kan jadi terganggu,” ungkap Nasir Day.

Baca Juga  Massa Pemuda Pancasila dan Mahasiswa Geruduk Kejati Riau, Ungkap Sederet Dugaan Korupsi SF Hariyanto

Lebih lanjut ia mengutarakan dari hasil monitoring yang telah ia lakukan sela a ini, terlihat pekerjaan pemasangan pipa air minum oleh PT PP Tirta Madani ini tidak mengikuti kaidah keteknikan, antara lain tidak ada Amdal Lalin dan mengabaikan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Konstruksi.

“Jadi, kami minta PT PP Tirta Madani untuk menyiapkan Amdal Lalin dulu lah sebelum bekerja. Kemudian K3 konstruksi itu harus benar-benar dipatuhi, jangan nanti sudah ada korban baru ribut,” kata Nasir Day.

Sementara itu, terpantau pada Rabu (29/5/2024) sore, pekerja pemasangan pipa di Jl Dr Leimena Pekanbaru tampak menggali lubang-lubang secara bersamaan di sisi kiri dan kanan jalan. Lokasi tersebut merupakan areal parkir dan sekaligus areal jalan satu arah.

Baca Juga  Berulang Kali Dicueki Satker Kementerian PUPR Soal Proyek IPAL Pekanbaru, Nasir Day: Kayak ASN Tak Punya Integritas! 

Tak pelak, adanya pelaksanaan pekerjaan tersebut, mengganggu lalu lintas dan menyempitkan ruang parkir yang ada.

Meski demikian, Nasir Day juga mengatakan ia mendukung adanya Proyek SPAM dengan skema KPBU di Pekanbaru.

“Sebab, tingkat rasio masyarakat pemakai air bersih (PAM) Kota Pekanbaru terendah di Indonesia hanya Kurang 11 persen.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.