‘Dibisikin’ Andre Rosiade, Danantara Siap Selesaikan 100 Unit Huntara di Sumbar Sebelum Bulan Puasa Ini

oleh
IMG 4143
Andre Rosiade.

PADANG PARIAMAN – Sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan tambahan sekitar 500 unit hunian sementara (Huntara) kepada Daya Anagata Nusantara (Danantara). Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengungkapkan, usulan tersebut meliputi tambahan 182 unit dari Kabupaten Agam, 100 unit dari Kabupaten Padang Pariaman, 150 unit dari Kabupaten Limapuluh Kota, serta sisanya dari Kabupaten Tanah Datar.

“Kami masih butuh sekitar 500 unit rumah lagi,” kata Andre di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (22/1/2026), saat rombongan Komisi VI bersama Danantara, Pertamina, Mining Industry Indonesia (Mind.ID) dan lembaga BUMN lainnya meninjau progres pembangunan Huntara di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Andre mengapresiasi kinerja Danantara dalam mempercepat pembangunan Huntara untuk masyarakat terdampak bencana.

Ia mengungkapkan, pembangunan Huntara di Batang Anai telah mencapai 90% hanya dalam waktu delapan hari kerja, membuktikan bahwa BUMN hadir dan bekerja secara efektif untuk rakyat.

   

Ia juga menekankan bahwa Huntara yang dibangun tidak hanya sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat berolahraga, taman bermain anak dan ruang pertemuan.

”Komisi VI DPR RI akan terus mengawal penyelesaian pembangunan Huntara di seluruh wilayah Sumatera Barat,” ujar Andre.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, BUMN dan pemerintah daerah dalam pembangunan Huntara.

Vasko menilai proyek ini tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memberikan rasa aman dan perhatian terhadap aspek psikososial bagi masyarakat yang terdampak bencana.

”Alhamdulillah, terima kasih kepada Komisi VI yang sudah memberikan perhatian lebih sehingga Huntara ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Vasko.

Ia berharap pembangunan Huntara di daerah lainnya, seperti Kabupaten Agam dan Tanah Datar, dapat segera diselesaikan dengan kualitas yang sama.

Rohan Hafas, Managing Director Stakeholders Management Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, mengungkapkan bahwa sejak awal Danantara siap membangun 15 ribu unit Huntara di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dengan target yang realistis mengingat data BNPB menyebutkan 33 ribu rumah rusak akibat bencana.

Terkait permintaan tambahan 100 Huntara di Kabupaten Padang Pariaman, Rohan memastikan bahwa pembangunan akan segera direalisasikan dan ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu, sebelum bulan puasa.

”Untuk membangun 40 unit kita hanya membutuhkan waktu delapan hari, jadi kalau mungkin ditambah 100 lagi, kita bisa selesaikan dua minggu,” ujarnya.

Dengan langkah ini, diharapkan seluruh penyintas banjir di Sumbar dapat menempati hunian yang layak, sementara proyek ini juga menjadi bagian dari upaya Indonesia mempercepat pemulihan pascabencana secara lebih menyeluruh dan terencana.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *