Pelajar Indonesia Berpeluang Raih 1.000 Beasiswa dari Arab Saudi

oleh
Pelajar Indonesia Berpeluang Raih 1.000 Beasiswa dari Arab Saudi
Pelajar Indonesia Berpeluang Raih 1.000 Beasiswa dari Arab Saudi

JAKARTA — Pelajar dan mahasiswa Indonesia mendapat peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan di Arab Saudi setelah pemerintah kedua negara memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan pembangunan manusia.

Peluang tersebut salah satunya berupa sekitar 1.000 beasiswa yang disediakan Pemerintah Arab Saudi bagi pelajar Indonesia. Beasiswa itu terbuka untuk berbagai bidang studi.

Menteri Pendidikan Arab Saudi Yousef Abdullah Al-Benyan mengatakan pemerintahnya memiliki lebih dari 1.000 beasiswa untuk masyarakat Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar separuhnya disebut belum dimanfaatkan.

Hal itu disampaikan Yousef dalam pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, sejumlah menteri, serta pimpinan perguruan tinggi Indonesia di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

   

ANTARA melaporkan, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia dan Arab Saudi memperkuat kerja sama pendidikan, termasuk membuka akses lebih luas bagi mahasiswa dan tenaga pendidik.

Baca Juga  Johan Budi: Setiap Tahun Bicara Komitmen Anti Korupsi, LHKPN Saja Apakah Sudah Benar Isinya

“Pemerintah Arab Saudi memberikan sekitar 1.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi. Terbuka untuk di semua bidang,” kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi.

Pertukaran mahasiswa dan dosen

Tidak hanya beasiswa, mahasiswa Indonesia juga berpeluang mengikuti berbagai bentuk kerja sama akademik dengan perguruan tinggi di Arab Saudi.

Pratikno mengatakan sejumlah program yang dibahas mencakup pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, joint supervision, joint degree, dan joint research.

Program tersebut diharapkan membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi kedua negara untuk belajar, melakukan penelitian bersama, serta memperoleh pengalaman akademik lintas negara.

Menurut ANTARA, kerja sama juga mencakup peningkatan kapasitas guru dan program pendidikan lainnya.

Baca Juga  Stranas PK Luncurkan 15 Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024

Bagi mahasiswa, skema pertukaran dan penelitian bersama dapat menjadi jalur untuk memperluas pengalaman akademik sekaligus membangun jejaring dengan institusi pendidikan di Arab Saudi.

Teknologi dan kecerdasan buatan ikut dibahas

Kerja sama pendidikan Indonesia dan Arab Saudi juga diarahkan pada bidang yang berkaitan dengan perkembangan teknologi.

ANTARA melaporkan kedua negara menyepakati penguatan kerja sama dalam research and development (R&D) serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di sektor pendidikan.

Pembahasan tersebut dilakukan ketika kebutuhan terhadap keterampilan digital terus berkembang. Karena itu, penguatan kapasitas pendidikan menjadi salah satu bagian dari kerja sama pembangunan manusia kedua negara.

Menteri Pendidikan Arab Saudi Yousef juga menekankan pentingnya kecakapan dan karakter sebagai fondasi kebijakan pendidikan di negaranya.

Kerja sama diperluas ke kesehatan dan kebencanaan

Pembahasan Indonesia dan Arab Saudi tidak hanya menyentuh pendidikan. Dalam kerangka Dewan Koordinasi Tertinggi Indonesia-Arab Saudi, kerja sama pembangunan manusia juga mencakup keluarga, kesehatan, penguatan karakter, kebudayaan, hingga kebencanaan.

Baca Juga  Konsep APPL Lebih Matang Dibanding KKP Untuk Pemanfaatan Sedimentasi Pasir Laut

Kemenko PMK, seperti diberitakan ANTARA, memiliki peran sebagai Ketua Komite Sosial dan Budaya dalam kerangka DKT tersebut.

Pratikno mengatakan kedua negara akan menindaklanjuti berbagai kesepakatan melalui lokakarya strategis. Langkah itu ditujukan untuk memperjelas pelaksanaan program yang telah dibicarakan.

Dengan demikian, kerja sama Indonesia-Arab Saudi tidak berhenti pada pertemuan antarpemerintah. Sejumlah program yang disiapkan diarahkan agar dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, guru, dan akademisi.

Bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di Arab Saudi, ketersediaan beasiswa dan program pertukaran menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan melalui mekanisme resmi pemerintah dan perguruan tinggi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *