PAYAKUMBUH — Pemerintah Kota Payakumbuh menyiagakan 350 personel gabungan dan ratusan unit peralatan untuk menghadapi potensi bencana sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan Apel Gabungan Siaga Bencana dan Harkamtibmas Kota Payakumbuh 2026 di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (7/9/2026).
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta memimpin apel tersebut didampingi Wakil Wali Kota Elzadaswarman serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menurut laporan SuhaNews, personel yang disiagakan berasal dari berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, PMI, pemadam kebakaran, Satpol PP, serta relawan.
Kesiapan tidak hanya menyangkut personel. Sejumlah peralatan penanggulangan bencana juga diperiksa dalam apel tersebut, mulai dari kendaraan operasional hingga perlengkapan evakuasi dan pencarian serta pertolongan.
Zulmaeta menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi adalah kunci agar kita bisa hadir cepat dan tepat saat masyarakat membutuhkan,” ujar Zulmaeta.
Bagi masyarakat, kesiapan tersebut menjadi penting mengingat bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan membutuhkan respons cepat dari berbagai pihak.
Selain kesiapsiagaan menghadapi bencana, apel juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas di Kota Payakumbuh.
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta menyatakan Polri siap mendukung pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Polres Payakumbuh, kata dia, menyiagakan personel selama 24 jam dan akan terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI serta relawan.
Melalui apel tersebut, Pemkot Payakumbuh berharap seluruh unsur yang terlibat memiliki kesiapan yang sama sehingga dapat bergerak secara terpadu saat terjadi bencana maupun gangguan keamanan.(*)





