LIMA PULUH KOTA – Menyambut datangnya Bulan Ramadhan 1445 H tahun ini, Alek Nagari Potang Balimau 1445 H Tahun 2024 kembali akan ditaja di Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Mengulangi kesuksesan tahun sebelumnya, kali ini Alek Nagari Potang Balimau akan diawali dengan pertandingan sepakbola antara tim PSPS Pekanbaru All Star melawan tim Pangkalan Putra FC.

“Jika tidak ada aral melintang, inshaallah pertandingan ini akan digelar Sabtu tanggal 9 Maret 2024 sore di Lapangan Sepakbola SMPN 1 Pangkalan,” ungkap Ketua Umum Potang Balimau, Mayren Hemfy SH MH, Kamis (7/3/2024) siang.
Sejumlah nama besar dipastikan bakal berlaga dalam pertandingan persahabatan sekaligus pertandingan hiburan bagi rakyat Pangkalan Koto Baru.
“Bintang-bintang kebanggaan PSPS Pekanbaru di eranya dipastikan bakal bermain. Di antaranya, striker legendaris PSPS Pekanbaru M Isnaini, dipastikan bakal tampil mengobati kerinduan pencinta sepakbola Pangkalan. Selain itu ada nama legendaris lainnya yang bakal hadir seperti Tarjaki Lubis dan kawan-kawan,” ungkap Mayren yang telah dua tahun berturut-turut dipercaya sebagai Ketua Umum Potang Balimau ini.
Lebih lanjut Mayren mengatakan, pertandingan persahabatan tersebut akan dijadwalkan akan dihadiri dan dibuka oleh Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin DT Bandaro Rajo.
“Sementara untuk Alek Nagari Potang Balimau tahun ini, akan dilaksanakan pada 10 Maret 2024 mendatang. Inshaallah Gubernur Sumatera Barat Bapak H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. Datuak Marajo,” beber Mayren yang mengatakan siap memenuhi aspirasi masyarakat Lima Puluh Kota untuk berkiprah di kancah politik baik untuk eksekutif maupun legislatif tersebut.
Sebagaimana pelaksanaan Alek Nagari Potang Balimau tahun sebelumnya, sambung Mayren, tahun ini diperkirakan ribuan perantau asal Pangkalan Koto Baru akan pulang kampung dan memeriahkan Alek Nagari Potang Balimau ini.
“Kami berharap Alek Nagari Potang Balimau ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan menjadi hiburan bagi masyarakat Pangkalan Koto Baru khususnya maupun masyarakat Lima Puluh Kota umumnya,” pungkas Mayren.(*)
