TAZA Ajak Publik Menyimak Makna Busana Lewat A Tale of Tomorrow

oleh
IMG 4027
Brand modest fashion Indonesia, TAZA, kembali menghadirkan kebanggaan bagi industri kreatif Tanah Air melalui penyelenggaraan solo exhibition bertajuk A Tale of Tomorrow – Where Virtue Meets Responsibility. Pameran yang berlangsung pada 9–15 Januari 2026 ini menjadi ruang refleksi yang mengajak publ /Dini Budiman/Jurnal Gaya/

JAKARTA – Brand modest fashion Indonesia, TAZA, kembali menghadirkan kebanggaan bagi industri kreatif Tanah Air melalui penyelenggaraan solo exhibition bertajuk A Tale of Tomorrow – Where Virtue Meets Responsibility.

Pameran yang berlangsung pada 9–15 Januari 2026 ini menjadi ruang refleksi yang mengajak publik memaknai busana tidak hanya sebagai produk, tetapi sebagai amanah yang sarat nilai, pilihan, dan tanggung jawab terhadap masa depan.

   

Bertempat di D’Gallerie, Jakarta Selatan, A Tale of Tomorrow resmi dibuka pada Kamis (9/1/2026).

Pembukaan pameran ini turut dihadiri oleh Yuke Sri Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, bersama Ashila Ramadhani, Founder TAZA, serta Afina Maharani, Co-Founder TAZA.

Kehadiran perwakilan pemerintah ini menegaskan bahwa karya TAZA menjadi bagian dari geliat positif fashion modest Indonesia yang kian diperhitungkan.

Dalam sambutannya, Ashila Ramadhani menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar perayaan visual.


“A Tale of Tomorrow lebih dari sekadar sebuah exhibition. Pameran ini menjadi undangan untuk berhenti sejenak, merefleksikan, dan memahami makna di balik setiap pilihan yang kita ambil. Ruang ini kami hadirkan untuk menghormati perjalanan yang membawa TAZA hingga hari ini, merayakan para tangan dan komunitas yang telah berjalan bersama kami, serta membayangkan masa depan modest fashion yang dibangun di atas tanggung jawab, ketulusan, dan tujuan,” ujar Ashila Ramadhani.(jurnalgaya.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *