Pastikan Tim Caretaker DPD KNPI Riau Masih ‘On The Track’, Haris Pertama: Saya Sedang Benahi dan Rapikan Semua…

oleh
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama. foto/kabar.news

URBANNEWS.ID – Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama mengatakan Ketua Tim Careteker DPD KNPI Provinsi Riau Ahmad Andi Bahri masih bekerja sesuai dengan target yang telah ditetapkan DPP KNPI.

“Saya memang menugaskan beliau untuk bekerja cepat, kalau bisa dalam tiga bulan pembenahan di Riau sudah selesai. Ini kerja berat memang dan saya tantang untuk bekerja cepat. Kalau normalnya di era kepengurusan yang lalu, bisa enam bulan bahkan setahun,” kata Haris Pertama kepada urbannews.id, Minggu (5/1/2020).

Diceritakan Haris, kondisi kepengurusan DPD KNPI di Riau sudah lama vakum dan sejak ia terpilih Mei 2019 lalu, ia fokus membenahi setidaknya enam DPD di Indonesia yang vakum. Satu di antaranya DPD Riau.

“Dan memang sudah menjadi aturan di KNPI, ketua caretaker itu harus dari pengurus DPP KNPI, tidak bisa tidak, siapa pun orangnya, jika dia bukan kepengurusan DPP, tidak bisa. Karena ini aturan KNPI, kalau saya langgar, saya salah dong. Ahmad Andi Bahri adalah pengurus DPP dan memang saya tugaskan untuk di Riau. Dan semua berjalan sesuai visi misi saya hingga saat ini,” kata Haris.

   

Haris lebih lanjut menceritakan, sejak dilantik sebagai Ketua Umum DPP KNPI Mei lalu, ia fokus memperbaiki semua DPD mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten dan kota di Indonesia.

Baca Juga  Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan SDA Minerba Layangkan Surat Terbuka, Minta KPK Periksa Tindak Pidana pada Tahapan Divestasi PT Freeport Indonesia

“Dan ini bukan kerja yang ringan, kerja berat ini dan saya ingin pembenahan ini dilakukan dengan cepat malah, bukan lambat. Karena saya ingin sekali pemuda bisa maju dan menjadi calon pemimpin yang baik di masa yang akan datang. Memang ada di waktu yang lalu oknum dan pola yang tidak baik yang berakibat hari ini menurunnya tokoh muda intelektual, tapi ini kita ingin rubah ini,” ungkap Haris.

Lebih lanjut mengenai kondisi di Riau, Haris mengatakan ia memang menugaskan Tim Caretaker untuk membenahi DPD tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten dan kota.

“Jadi mulai dari kabupaten dan kota dulu dong. Nggak mungkin langsung provinsi. Karena kita ingin pembenahan menyeluruh, saya mau rapikan semua ini agar ke depan semua berjalan dengan baik. Dan tim caretaker di Riau ini masih bekerja dengan baik sesuai dengan target dari saya,” ungkap Haris.

Mengenai pembenahan yang dilakukan DPP KNPI saat ini, Haris mengajak semua elemen kepemudaan di Riau untuk berfikir positif dan maju ke depan.

“Tentunya saya berharap, teman-teman di Riau bisa positive thingking terhadap apa yang saya kerjakan. Karena saya benar-benar turun dan mengawasi semua kok. Saya saja sudah dua kali ke Riau. Dan saya ubah semua kebiasaan lama. Sekarang lihat saja, dimana saya datang, sumberdaya yang ada pasti saya arahkan untuk disalurkan dalam kegiatan yang nyata dan menyentuh masyarakat di bawah. Seperti misalnya di Sumut baru-baru ini, itu dana yang ada di daerah, digunakan untuk mengajak anak yatim piatu nonton bareng di bioskop. Nah, ini yang saya inginkan, jangan lagi kita bersifat elitis, karena jujur saja, saya dari grass root, bukan dari kalangan elit,” tutur Haris.

Baca Juga  Iuran PBI, Tepatkah sebagai Subsidi dan Belanja Sektor Kesehatan?

Terkait dengan Musda, Haris memastikan DPP di bawah kepemimpinannya akan memberikan kesempatan yang sama untuk siapa pun yang akan menjadi kandidat dalam Musda.

“Itu saya pastikan, dan saya tidak kasih ruang untuk adanya permainan uang setor ini setor itu lagi, nggak ada itu. Jadi saya ingin ada permainan yang fair lah. Jangan ada upaya untuk menggunakan kekuatan DPP untuk mengusung satu orang saja. Jangan sampai begitu lagi. Kalau ketahuan sama saya, saya pecat. Sudah ada itu di beberapa daerah yang saya pecat. Jadi ini semua kita ingin melakukan perubahan paradigma dari yang sudah ada lah,” kata Haris.

Haris juga mengharapkan ke depan akan tercipta stabilitas di tingkat OKP. “Jadi KNPI ini wadah bagi semua OKP. Nanti nggak ada lagi lah KNPI itu bikin kegiatan remeh temeh. Kalau kegiatan yang sifatnya parsial itu, kenapa tidak dipercayaka ke OKP yang ada. Nah untuk kegiatan lintas OKP itu nanti baru KNPI yang buat. Begitu saya buat sekarang,” kata Haris.

Baca Juga  DPR Sukarela Membubarkan Diri

Sementara itu sebelumnya diberitakan, hampir tiga bulan sejak DPP KNPI membentuk Tim Caretaker yang ditugaskan untuk melaksanakan Musda KNPI Provinsi Riau, namun hingga hari ini tidak jelas kapan pelaksanaan Musda tersebut. Kondisi tersebut telah menuai tanggapan negatif dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Riau.

Demikian pernyataan Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Mahasiswa Alwashliyah (HIMMAH) Riau, Rocky Ramadani kepada urbannews.id, Minggu (5/1/2020).

“Waktu tiga bulan yang diberikan untuk pelaksanaan Musda KNPI Riau itu kami nilai cukup, namun hingga hari ini tak ada tanda-tanda akan dilaksanakan Musda,” ungkap Rocky Ramadani.

Dikatakan Rocky, dengan waktu hampir tiga bulan, seharusnya Musda sudah terlaksana. Pelaksanaan Musda itu menurutnya bisa berakibat semua pemuda Riau yang terhimpun di masing masing OKP sudah terekonsoliasi dan fokus pada program-program riil yang membutuhkan ide, gagasan dan karya nyata.

“Tapi sangat disayangkan sampai hari ini pascadibentuknya Tim Caretaker KNPI Riau, Musda urung dilaksanakan. Alih-alih dilaksanakan Musda, itikad baik Tim Caretaker untuk berkoordinasi dan melakukan pertemuan dalam rangka menyampaikan progres kinerja dengan seluruh OKP pun tak pernah dilaksanakan,” ujarnya Rocky.(hen)