CERI Minta KPK Sisir Aliran Uang PT Patra Jasa Rp 1,4 Triliun

oleh
M Haryo Yunianto. foto/republika

URBANNEWS.ID – Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memeriksa aliran uang PT Patra Jasa. Perusahaan ini merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina. 

“Kita minta KPK menyisir kemana uang Patra Jasa Rp 1,4 triliun,” ujar Yusri Usman kepada urbannews.id, Senin (21/1/2018). 

Baca Juga  Divestasi Freeport, NKRI Mati Harga!

Menurut Yusri, pada tahun 2017, PT Pertamina menyuntikan uang sebesar Rp 1,4 Triliun ke PT Patra Jasa. Menurut keterangan ia peroleh, duit itu diduga kuat diinvestasikan ke sektor properti. 

“Investasi itu tidak berdasarkan kelayakan usaha atau proses bisnis yang benar di dalam anak perusahaan BUMN. Diduga ada penyimpangan dari prinsip Good Corporate Governence,” beber Yusri. 

   
Baca Juga  Buku Simon Sembiring Bisa Jadi Alat Bukti ke KPK untuk Ungkap Dugaan Mark Up Pembelian PI Rio Tinto

Lebih lanjut dibeberkan Yusri, aliran dana itu terjadi saat PT Patra Jasa dipimpin oleh Haryo Yunianto sebagai Direktur Utama. Sedangkan Direktur Utama PT Pertamina kala itu dijabat Elia Masa Manik. 

“Sekarang Haryo Yunianto sudah menempati jabatan sebagai Direktur Umum PT Pertamina,” ujar Yusri.

Sementara itu, hingga berita ini dilaporkan, M Haryo Yunianto belum menjawab konfirmasi dari urbannews.id. Alih-alih memberikan keterangan sebagai pejabat publik, Haryo malah memblokir jalur komunikasi dengan urbannews.id. 

Baca Juga  Kepala SKK Migas Diduga Sengaja Perlambat Komersial Lapangan Gas Husky CNOOC Madura

Terpisah, Komisaris Utama PT Pertamina Tanri Abeng juga belum menjawab konfirmasi urbannews.id. Hal serupa juga dilakukanjajaran komisaris PT Pertamina, antara lain Suahasil Nazara, Ego Syahrial, Sahala Lumban Gaol dan Archandra Tahar.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *