Keluarga Enam Laskar FPI Tantang Aparat Polri Sumpah Mubahalah

oleh

URBANNEWS.ID – Sebagai salah satu upaya advokasi guna mencari kebenaran dan menegakkan keadilan atas terbunuhnya enam laskar FPI, Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI telah mengirim surat secara resmi kepada pihak Polri untuk mengundang pihak-pihak terkait pada Kepolisian RI untuk hadir pada acara Sumpah Mubahalah.

Demikian pernyataan Koordinator Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TPP3) Enam Laskar FPI, KH. DR. Abdullah Hehamahua dalam siaran pers yang diterima urbannews.id, Senin (1/3/2021).

   

Surat tertanggal 25 Februari 2021 itu mengundang untuk Mubahalah pada pukul 14.00 WIB Rabu, 3 Maret 2021 mendatang. “Tempat akan diinformasikan setelah TP3 menerima konfirmasi pihak Polri,” ungkap Abdullah.

Diungkapkan Abdullah, seluruh pihak keluarga korban pembunuhan enam laskar FPI sangat yakin bahwa anak-anak mereka sama sekali tidak memiliki senjata api sebagaimana dituduhkan oleh Polri.

“Sebaliknya, mereka sangat yakin bahwa anak-anak mereka telah dibunuh dengan sengaja. Untuk membuktikan keyakinan tersebut, seluruh pihak keluarga enam laskar FPI menantang pihak terkait pada jajaran Polri untuk melakukan sumpah mubahalah,” lanjut Abdullah.

Menurut Abdullah, TP3 mendukung penuh upaya seluruh keluarga enam laskar FPI sebagai korban pembunuhan, mengingat hingga saat ini tidak terlihat tanda-tanda pemerintah dan lembaga-lembaga penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut secara adil dan tersparan.

“TP3 pun tidak meyakini objektivitas laporan Komnas HAM atas kasus ini yang tampak telah menggiring opini publik dengan menyatakan bahwa kasus pembunuhan tersebut hanya sebagai pelanggaran HAM biasa,” kata Abdullah.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *