Categories: Mamuju

Kuasa Hukum Tina-Ado Nilai Ada Kejanggalan pada Putusan Bawaslu Mamuju

Share

URBANNEWS.ID - Bawaslu Mamuju memutuskan untuk menolak permohonan sengketa Pilkada yang diajukan paslon nomor urut 1 Sitti Sutinah Suhardi bersama Ado Mas'ud (Tina-Ado). Permohonan itu terkait dugaan pelanggaran petahana atas Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 pasal 71 ayat 2 dan 3, sehingga penetapannya sebagai peserta Pilkada tidak tepat.

Paslon petahana nomor urut 2 Habsi Wahid dan Irwan SP Pababari diduga melakukan pergantian pejabat, penggunaan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon baik di daerah sendiri maupun di daerah dalam waktu 6 bulan sebelum tanggal penetapan paslon sampai dengan penetapan paslon terpilih.

Pertimbangan Bawaslu Mamuju menolak permohonan itu, karena semua bukti yang diajukan oleh pemohon tidak bisa membuktikan pelanggaran yang dilakukan oleh petahana. Kemudian, berdasarkan fakta persidangan dan ahli, juga mendukung putusan Bawaslu Mamuju untuk menolak permohonan pemohon.

"Permohonan pemohon tidak memiliki landasan hukum yang cukup untuk dikabulkan. Dengan ini mejelis hakim menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Bawaslu Mamuju Rusdin saat membacakan putusan, Jumat (9/10/2020).

Bawaslu juga menyatakan, Surat Keputusan (SK) KPU Mamuju tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju tertanggal 23 September 2020 sah. Kemudian, meminta pihak KPU Mamuju untuk melanjutkan tahapan Pilkada Mamuju tahun 2020.

Sedangkan, kuasa hukum Tina-Ado, Abdul Wahab mengatakan, pihaknya tidak sependapat dengan putusan Bawaslu Mamuju yang menolak permohonan mereka. Mereka menganggap ada keganjilan sejumlah pertimbangan yang diambil Bawaslu Mamuju dalam putusan itu.

"Langkah selanjutnya, kami akan konsultasi dahulu kepada pihak Pemohon (Tina-Ado), kemungkinan besar kami akan mengambil langkah untuk melanjutkan sengketa ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (disingkat PTTUN)," kata Wahab.

Sementara itu, Kuasa hukum Habsi-Irwan, Akriadi mengapresiasi putusan yanh diambul oleh Bawaslu Mamuju. Menurutnya, putusan itu sudah tepat dan sesuai dengan profesionalisme yang ada di Bawaslu.

"Terkait langkah-langkah hukum yang diambil oleh tim paslon nomor 1, kita akan siap hadapi di PTTUN," tutup Akriadi.(hen/liputan6.com)

Tags: Mamuju

Berita Terbaru

Lieus Sungkharisma Minta Polisi Tangkap Ambroncius Nababan, Ketua Relawan Jokowi yang Hina Natalius Pigai

URBANNEWS.ID - Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma, meminta aparat kepolisian bersikap adil dengan menangkap Ketua relawan Pro Jokowi Amin (Projamin),…

24 Januari 2021 | 10:18 WIB

TP3 Nyatakan Telah Terjadi Pembantaian Terencana atas Enam Laskar FPI

URBANNEWS.ID - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) atas peristiwa pembunuhan enam laskar FPI, Kamis (21/1/2021) mengeluarkan pernyataan sikap resmi mereka.…

21 Januari 2021 | 22:09 WIB

Andre Nasution Nyatakan Kesiapan untuk Bangkitkan Kejayaan ORARI Riau

URBANNEWS.ID - Achmad Novian Nasution menyatakan siap menjadi Ketua Organisasi Radio Amatir (ORARI) Provinsi Riau periode 2021-2026. Pria yang lebih…

20 Januari 2021 | 19:51 WIB

Perusahaan Jasa Konstruksi Menang Lelang Pekerjaan Jasa Kebersihan di Kemendes, CBA: KPK Harus Usut Ini dan Panggil Menteri Desa

URBANNEWS.ID - Center for Budget Analysis (Lembaga CBA) menemukan dugaan penyelewengan anggaran pada Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Dugaan penyelewengan…

19 Januari 2021 | 21:01 WIB

Pertamina Digugat Mozambik Rp 40 Triliun, Pemerintah Bertanggungjawab!

PADA Februari 2019 Pertamina telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement, SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian…

16 Januari 2021 | 21:44 WIB

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh…

15 Januari 2021 | 10:17 WIB