Pertagas Upskill Mitra Binaan dengan Pelatihan Botanical Eco Print

oleh
B9011387 732F 48C3 B2F3 DB9699B8F80A
Pertagas Upskill Mitra Binaan dengan Pelatihan Botanical Eco Print. foto/ist

BONTANG, URBANNEWS.ID – Belasan ibu-ibu usia 35-55 tahun terlihat duduk bersama, mereka sibuk membersihkan dan memotong aneka macam daun. Para ibu tersebut bukan hendak memasak, melainkan membuat pola di atas kain batik. Teknik ini dinamakan eco print, yaitu teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, batang, dan sebagainya.

Tidak hanya pola yang dibuat dari bahan alami, pewarna untuk kain pun menggunakan pewarna alami dari alam. Hari ini, ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Matahari pada program CSR Kampoeng Batik Ecoprint, belajar membuat warna-warna baru. Sebelumnya, para ibu membuat warna hijau, kuning dan coklat dari serbuk kayu secang, daun jati dan daun jajar. Batik dengan warna-warna alami ini dijual dengan merk Batik Daon Jajar.

Pada pelatihan Botanical Eco Print yang diadakan di Workshop Daon Jajar, Kelurahan Guntung, Kota Bontang tanggal 25-27 Oktober 2021, Kelompok Matahari belajar membuat warna-warna baru yaitu biru, hitam dan warna-warna pastel. Warna biru dibuat dari tanaman indigofera, warna hitam dihasilkan dari kayu jelawe dan teh hijau, sedangkan warna-warna pastel diperoleh dari serbuk kayu ulin. 

A03DDECA A685 492F 8691 9E8F3360CF07
Warna biru karya ibu-ibu Kelompok Matahari dibuat dari tanaman indigofera, warna hitam dihasilkan dari kayu jelawe dan teh hijau, sedangkan warna-warna pastel diperoleh dari serbuk kayu ulin. foto/ist

Cara membuatnya, tanaman yang akan digunakan sebagai pewarna direbus dan dibiarkan mendidih sampai airnya menyusut setengah, lalu didinginkan. Setelah air pewarna dingin, kain dimasukkan ke air pewarna sampai warnanya merata lalu direndam. Setelah itu kain ditiriskan atau diperas, kemudian dikeringkan. 

   

Dalam pelatihan kali ini, Kelompok Matahari yang merupakan mitra binaan PT Pertamina Gas (Pertagas) mendapat sharing knowledge dari Fira, salah satu artisan ecoprint dari Yogyakarta.

82F69720 646F 4CF6 B1E1 0FA8D904D186
Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Matahari pada program CSR Kampoeng Batik Ecoprint, belajar membuat warna-warna baru dari bahan alamai. foto/ist

“Kami di sini sharing ilmu. Saya melihat inisiatif ibu-ibu untuk memanfaatkan limbah serbuk kayu ulin dan kulit kayu mangrove merupakan suatu keunikan dari produk Daon Jajar Ecoprint yang harapannya bisa dikembangkan menjadi nilai kearifan lokal khas Bontang,” ujar Fira.

Batik Daon Jajar termasuk dalam sembilan ikon batik lokal khas Bontang dan satu-satunya yang berkonsep ramah lingkungan. Eviana, Wakil Ketua Kelompok Matahari menyampaikan rasa syukurnya atas pembinaan dan dukungan yang telah diberikan Pertagas selama ini. 

“Pertagas telah mendampingi kami selama empat tahun. Kami diberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan, bukan hanya teknik eco print tapi juga teknik penjualan dan pemasaran. Para ibu sekarang menjadi lebih produktif karena dapat berjualan secara online tanpa harus meninggalkan peran kami sebai ibu rumah tangga,” ungkap Eviana sambil tersenyum.

2B40C88A 4305 4A0D A5DF DD1486FDC291
Belasan ibu-ibu usia 35-55 tahun terlihat duduk bersama, mereka sibuk mempelajari teknik membuat pola di atas kain batik. foto/ist

Manager Communication Relations dan CSR Pertagas, Elok Riani Ariza menyampaikan, kemampuan dan keahlian mitra binaan perlu ditingkatkan setiap tahun agar mampu bertahan menghadapi tantangan jaman. 

“Program CSR kami di seluruh wilayah operasi tidak hanya memberdayakan masyarakat sekitar namun juga berupaya mengembangkan apa yang sudah ada. Pelatihan adalah salah satu hal yang rutin dilakukan untuk upskill tiap anggota kelompok. Goalnya adalah program CSR yang berkelanjutan dan ibu-ibu Kelompok Matahari nantinya mampu menjadi entitas yang mandiri,” ungkap Elok. 

Elviana dan para ibu Kelompok Matahari berharap, produk ini dapat dikenal dan disukai masyarakat luas. Penjualan secara online di e-commerce shopee telah membuka jalan produk tersebut untuk pemasaran nasional. Ke depannya, mereka berharap produk Batik Daon Jajar dapat go internasional melalui ekspor ke luar negeri.(hen/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *