Puan Minta Legislator PDIP Bekerja Secara Ideologis

oleh
A2E50EDC CA58 4AC3 BE53 20DA2E586B80

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani membakar semangat para kader PDIP yang hadir di Rakernas II 2021, untuk bekerja keras turun ke tengah rakyat, menyelesaikan segala persoalan rakyat.

Puan mengatakan bahwa yang namanya kerja keras memang bukanlah hal mudah. Namun harus diingat juga bahwa prestasi takkan diperoleh dengan kerja yang instan. Mengingat waktu menuju Pemilu 2024 masih panjang, maka masih terbuka kemungkinan yang besar bagi kader PDIP untuk terus semakin mendekatkan diri ke rakyat.

Baca Juga  Puan Dukung Kenaikan Upah Minimum 2022 Demi Pemulihan Ekonomi Rakyat Akibat Pandemi

“Kerja kita itu memang tak boleh instan. Kalau kita bekerja mulai sekarang, Insya Allah akan diingat rakyat. Mungkin capek, tapi nanti akan menuai hasil di 2024,” kata Puan di dalam pengarahannya, di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Pada kesempatan itu, Puan yang merupakan pembina Fraksi PDIP di DPR menjelaskan bagaimana dalam melaksanakan tugasnya, Tiga Pilar Partai di bidang legislatif, harus selaras dengan kebijakan partai.

   
Baca Juga  Menko Airlangga: Apresiasi Pekerja, Pemerintah Dorong Pengusaha Berikan THR di Lebaran 2022

“Misalnya di DPR, agenda Alat Kelengkapan harus selaras dengan kebijakan partai. Saya selalu menekankan anggota DPR dan DPRD agar senantiasa memperjuangkan tugas ideologis,” kata Puan.

Apa perwujudan tugas ideologis itu? Puan mengatakan dilakukan melalui politik legislasi yang mengutamakan kepentingan nasional dan politik anggaran yang berpihak kepada rakyat serta politik pembangunan yang inklusif.

Baca Juga  Kerja Sama Indonesia dan Korea Selatan dalam Pembangunan Infrastruktur Fokus pada Empat Proyek

Puan lalu mengatakan, di DPR, dimana dirinya menjabat sebagai Ketua, dirinya ingin membuka DPR sebagai lembaga yang modern bisa menerima aspirasi rakyat dengan santun beretika. 

“Misalnya menyampaikan aspirasi lewat demonstrasi ya boleh saja, asal jangan ganggu ketertiban umum. Lebih baik lagi sampaikan aspirasi secara sopan, silahkan datang ke DPR. Tapi tentu dengan perjanjian sehingga bisa diterima dengan baik,” ulas Puan.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *