PEKANBARU – Mantan Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) Nasir Day menyatakan pelaksanaan RUPS PT Bumi Siak Pusako di Jakarta belum lama ini, menunjukkan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi perusahaan milik daerah itu lebih suka menghamburkan uang ke luar daerah serta tidak memiliki sense of crisis dan tidak mementingkan multiplier effect dari belanja perusahaan di Riau.
“Yang menetapkan RUPS tersebut adalah Pemegang Saham atas usulan Direksi. Jadi pemegang saham dan Direksi tidak memiliki sense of crisis. Memang secara hukum dan aturan tidak ada yang salah. Tapi jika dilihat dari potensi perputaran uang jika seandainya RUPS itu digelar di Riau, tentu akan membuat bergeraknya roda ekonomi Riau dan uang tetap beredar di Riau. Sekarang RUPS dibuat di Jakarta, tentu perputaran uangnya lari ke Jakarta,” ungkap Nasir Day, Selasa (20/6/2023).
Ia menceritakan, selama ia menjabat sebagai Dirut SPR, tidak pernah sekali pun dilaksanakan RUPS di luar Riau.
“Karena kami memang memposisikan SPR sebagai penggerak ekonomi Riau. BUMD kan harus menjadi contoh teladan juga bagi dunia usaha di Riau,” kata Nasir Day.
Nasir menegaskan, manajemen BUMD mesti menyadari bahwa semua modal yang mereka gunakan adalah dari uang rakyat dan dari hasil bumi Riau.
“Kesadaran ini penting supaya tidak salah paham, apalagi sampai menganggap seolah-olah BUMD itu adalah perusahaan milik pribadi atau milik keluarga,” kata Nasir.
Lebih lanjut Nasir mengutarakan, akan lebih baik bagi BSP apabila manajemen fokus menyelesaikan bangunan gedung BSP di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru yang mangkrak agar tidak terjadi masalah hukum.
“Daripada petantang petenteng bikin RUPS di Sari Pan Pacific, lebih baik fokus bereskan masalah gedung BSP itu. Apa tidak malu, proyeknya mangkrak dan itu berada di etalase Riau di Pekanbaru. Atau kembalikan saja CPP Blok itu ke BUMD Riau,” ungkap Nasir.
Sementara itu diberitakan sebelumnya, BSP menggelar RUPS Luar Biasa Rapat di Sari Pan Pacific Hotel Jakarta, Kamis (15/6/2023) malam lalu.
Hadir dalam RUPS itu antara lain Gubernur Riau Syamsuar yang diwakili oleh Asisten II M Job Kurniawan, Bupati Siak Alfedri, Pj Bupati Kampar M Firdaus, Bupati Pelalawan yang diwakili oleh Fakrizal, Walikota Pekanbaru diwakili oleh Asisten II Ahmad Ingot, Direktur PT BSP Inskandar dan Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan SDA Pemkab Kampar Suhermi.(*)






